Mantan Jubir Presiden Sebut Ahok Mirip Hitler – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Jabodetabek

Mantan Jubir Presiden Sebut Ahok Mirip Hitler

ahok

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Universitas Indonesia didesak untuk membentuk tim khusus guna memeriksa kejiwaan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Sebagai seorang pemimpin, Ahok dinilai kerap menebar ancaman kepada masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan inisiator Gerakan Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih, Adhie M Massardi.  Adhie menyebut Rektor UI, Muhammad Anis perlu menugaskan Laboratorium Psikologi Politik UI (LPP-UI) pimpinan Hamdi Muluk buat mengorek keterangan seputar kejiwaan Ahok.

“Gaya Gubernur Ahok memerintah tampak dilandasi kesumat terutama terhadap golongan tertentu, yang bisa jadi dilandasi dendam masa lalu (masa kecil). Ini sebagaimana Hitler menciptakan holocaust bagi kaum Yahudi karena dendam masa kanak-kanak terhadap bangsa yang kemudian mendirikan negara yang bernama Israel itu,” kata eks Juru Bicara Presiden Gus Dur itu.

“Jangan sampai bangsa Indonesia mengulang kesalahan bangsa Jerman, terutama kaum intelektualnya, yang membiarkan bahkan cenderung mendukung tindakan-tindakan bodoh dan antisosial tokoh politik baru (Adolf Hitler) hanya karena retorikanya yang di akhir 1930-an, tampak berbeda dengan poltisi lain,” tutur Adhie.

Dikesempatan itu, Adhie juga menyinggung sikap UI yang memberikan sanksi keras terhadap salah seorang mahasiswanya, Boby Fibri Krisdiyanto.

Boby seperti diketahui mendapat protes keras dari kampus lantaran mengunggah video anti Ahok.

Adhie menambahkan, Ahok juga sangat anti-kritik seperti Hitler. Cuma bedanya, bila Hitler mengirim pasukan khusus (SS) untuk melibas lawan-lawannya, Ahok mengirim cyber terorist untuk melakukan teror di dunia maya (sosmed) untuk membunuh karakter para pengeritiknya.

“Saya berharap kalau Tim UI yang dibentuk Rektor Muhamad Anis nanti menghasilkan temuan menarik mengenai masa kecil Ahok, bisa segera diumumkan kepada publik agar bisa dijadikan referensi bagi masyarakat Jakarta dalam memutuskan pilihan pada pilgub DKI 2017,” katanya. (dem/rmol/mam/JPG)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top