Lama Menghilang, Saat Muncul Legenda Inter Ini Langsung Mengkritisi Pemain Italia – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Bola

Lama Menghilang, Saat Muncul Legenda Inter Ini Langsung Mengkritisi Pemain Italia

51366773

FAJAR SPORT, ITALIA – Lama tak muncul di media setelah memutuskan pensiun dari dunia sepak bola pada 2010 kemarin, Francesco Toldo muncul dengan sedikit kritikan kepada pemain Timnas Italia saat ini.

Penjaga gawang Inter Milan ini sangat dikenal oleh para fans, atas kesetiaannya di klub. Sebelum pensiun, Toldo pernah berjanji, jika Inter memenangkan tropi Liga Champion di 2010, maka dirinya langsung mengajukan pensiun dari dunia sepak bola.

Pemain 38 tahun itu tetap setia di Inter, meski menjadi penjaga gawang pelapis kepada Julio Cesar selama Nerazzurri ke final, dan ia pensiun disisa kontraknya masih tersisa satu tahun.

“Pada titik tertentu saya memutuskan sudah waktunya untuk berhenti, meskipun saya relatif muda,” kata Toldo kepada vita.it.

“Saya tidak pernah kehilangan gairah, tapi ketika beban tanggung jawab menjadi begitu mengerikan, itu mengaburkan kebebasan saya untuk bermain, dan saya putuskan untuk pensiun.

“Pada tahun 2010 kami memenangkan Liga Champions, dan saya langsung pensiun, karena sebelumnya saya sudah berjanji akan saya lakukan jika kami menang. Aku punya kontrak satu tahun lagi bersama Inter, namun saya telah putuskan, dan itu harus dilaksanakan,” tegasnya.

Saat pensiun, mantan penjaga gawang Timnas Italia ini pernah ditawarin oleh presiden Inter Massimo Maratti, dan saya lebih memilih jaug dari dunia sepak bola.

“Presiden Inter Massimo Moratti bertanya apa yang saya ingin lakukan dalam klub, tapi saya tidak ingin menjadi pelatih atau berada dalam kamp latihan, karena saya sudah lelah dengan semua itu. Saya lebih memilih mengurusi bagian sosial ketimbang di lapangan,” akuinya.

Toldo juga ditanya tentang generasi pemain Italia saat ini, dan ia menilai para pemain sekarang hanya memikirkan materi. “Para pemain Italia saat ini hanya berpikir tentang uang, mereka ingin uang cepat dan mereka runtuh pada kesulitan pertama.

“Saya sudah kembali bekerja dengan pemain untuk menyampaikan ini kepada mereka, karena jika Anda mengorbankan akan mendapatkan keuntungan kemudian, tetapi jika Anda seperti Skittles Anda akan jatuh ke tanah pada kesempatan pertama.

“Kekayaan ekonomi dapat membuatnya mudah untuk membeli sesuatu, tapi kebahagiaan dan pengorbanan diri tidak bisa dibeli. anak muda saat ini tidak memahami nilai-hal,” jelasnya. (Aiy/Fajar)

LANJUT FAJAR Sport

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top