Siswa Aniaya Guru Dasrul Terancam 7 Tahun Penjara – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Kriminal

Siswa Aniaya Guru Dasrul Terancam 7 Tahun Penjara

chairil-sidang-guru-smk-2-2

FAJAR.CO.ID, Sidang perdana kasus penganiayaan terhadap guru SMK Negeri 2 Makassar, Dasrul bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Rabu (14/9) kemarin. AM yang tak lain adalah siswanya sendiri duduk di kursi pesakitan. Ia yang menjadi terdakwa karena menganiaya gurunya sendiri, terancam 7 tahun penjara.

Sidang yang berlangsung secara tertutup ini digelar di ruang sidang anak. Pantauan BKM, cukup banyak orang yang datang hendak menyaksikan persidangan. Namun sayang, keinginan tersebut tak bisa terpenuhi. Mereka pun hanya bisa berada di luar ruang sidang.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rustiani Muin menyatakan terdakwa telah terbukti melakukan penganiayaan terhadap gurunya sendiri, sehingga mengakibatkan korban menderita luka yang cukup parah.

”Terdakwa terbukti melakukan penganiayaan secara bersama-sama, sehingga dikenakan pasal 170 ayat KUHP tentang pengeroyokan. Tersangka juga diganjar pasal 351 ayat 1 junto pasal 55 ayat KUHP. Ancaman maksimalnya 7 tahun penjara,” tegas Rustiani Muin di PN Makassar, kemarin.

BACA:  Orang Tua Siswa yang Pukul Guru Dasrul Terancam 7 Tahun Penjara

Kasus ini bergulir di ranah hukum saat Dasrul (52) melaporkan Adnan Ahmad bersama anaknya AM ke polisi. Keduanya diadukan telah melakukan pemukulan terhadap korban saat proses belajar berlangsung beberapa waktu lalu.

Akibat penganiayaan itu, Dasrul mengalami luka memar di wajahnya. Mulut dan hidungnya juga berdarah. Peristiwa itu dipicu karena MA tidak mengerjakan tugas sekolah yang diberikan Dasrul. Korban menegur MA yang tidak membawa perlengkapan menggambar dan buku.

Penasihat hukum terdakwa, Abdul Gofur menolak semua dakwaan yang diajukan JPU pada persidangan yang digelar kemarin. Diapun akan mengajukan nota keberatan (eksepsi) secara tertulis.

“Kita menolak semua dakwaan jaksa dan akan mengajukan eksepsi,” tegas Abdul Gofur. Abdul Gofur menilai, apa yang telah didakwakan terhadap kliennya tidak beralasan sama sekali, sehingga menganggap JPU telah keliru dalam dakwaannya. (mat/rus/bkm/fajar)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top