Waduh.. Kantor DPP Hanura Diseruduk Puluhan Mahasiswa Papua – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Waduh.. Kantor DPP Hanura Diseruduk Puluhan Mahasiswa Papua

1yohaaa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Indonesia Timur (Papua), melakukan aksi di depan kantor DPP Hanura, Jlan DR. Soepomo, Menteng Dalam, Jakarta Pusat, pada Jumat (16/9).

Mahasiswa Papua ini menuntut DPP Hanura untuk bertanggungjawab atas langkah koordinator wilayah Papua, Ali Castella yang telah melakukan pemerasan dan penipuan kepada tiga bakal calon kepala daerah di Papua, yakni bakal calon walikota Jayapura, Wiliam Frans Sahanay, bakal calon bupati kabupaten Tolikara, Benny Kagoya, dan bakal calon bupati kabupaten Puncak Jaya, Agus Kagoya.

Castella telah memeras tiga Bakal calon kepala daerah ini hingga miliaran rupiah, dengan alasan akan membantu untuk mengeluarkan rekomendasi partai kepada mereka bertiga. “Kami meminta kepada DPP Partai Hanura untuk bertanggungjawab atas sikap kader mereka, yang sudah melakukan pemerasan dan penipuan kepada anak asli Papua,” teriak koordinator aksi, Muh. Kholid.

Kholid meminta agar pelaksana tugas sementara (Plt) DPP Partai Hanura Chairuddin Ismail, untuk secepatnya menyelesaikan masalah ini. Mereka juga meminta agar pihak DPP mengeluarkan rekomendasi kepada tiga calon kepala daerah ini, serta memberikan sanksi tegas kepada Castella atas perbuatannya.

“DPP secepatnya mengeluarkan rekomendasi kepada tiga calon kepala daerah ini, dan memberikan sanksi tegas kepada Castella, yang sudah mengkabiri hak masyarakat Papua, serta menghancurkan harkat dan martabat partai Hanura sendiri,” tegasnya.

Para mahasiswa juga mengancam, jika masalah ini tidak diselesaikan secepatnya, dan rekomendasi tidak diberikan kepada tiga calon kepala daerah, yang juga kader partai besutan Wiranto ini, maka mereka mengancam akan memboikot semua aktifitas partai Hanura di tanah Papua.

“Kita tidak main-main. Jika rekomendasi itu tidak diberikan kepada tiga anak asli Papuan ini untuk bertarung di Pilkada serentak 2017, maka kami pastikan partai Hanura akan susah berkembang di tanah Papua. Kami yang punya hak atas tanah Papua, dan jangan bermimpi untuk partai ini bisa besar di sana, kalau mereka mengingkari janji kepada anak asli Papua,” ancam mereka.

Aksi ini juga sempat memanas saat pendemo membakar ban motor di depan kantor DPP Hanura. Puluhan aparat kepolisian terlihat siaga di areal demontasi, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Dwiyono. Dua mobil tahanan polisi disiapkan di samping kantor Hanura, dan satu mobil watercanon diparkirkan tepat di depan hotel, sebrang kantor DPP Hanura. (Fajar)

loading...
Click to comment
To Top