TERKUAK! Ternyata Postingan Mario Teguh yang Ini Jadi Penyebab Ario Ungkapkan Diri – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Hiburan

TERKUAK! Ternyata Postingan Mario Teguh yang Ini Jadi Penyebab Ario Ungkapkan Diri

postingan-mario-teguh-tertanggal-29-mei

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Selama bertahun-tahun Ario Kiswinar Teguh memutuskan untuk menutup kenyataan bahwa dirinya adalah anak dari motivator ternama Mario Teguh. Keputusan itu diambil Kis – panggilan akrabnya- ketika usia 17 tahun. Tepatnya, saat dia datang ke Mario Teguh untuk meminta bantuan biaya kuliah.

Dikisahkan Kis, setelah melalui serangkaian obrolan, bukannya janji membiayai sekolah yang dia terima. Namun, hal sebaliknya. ”Bapak meminta saya tidak lagi menemuinya,” ujarnya kepada wartawan Jawa Pos. Melewati berbagai fase pergolakan batin, keluarga akhirnya memutuskan untuk tidak lagi membuka cerita tentang hubungan ayah anak itu.

Namun, semua itu berubah pertengahan tahun ini. Mario Teguh adalah motivator ternama Indonesia. Nasihatnya tak hanya muncul di acara Kompas TV; Mario Teguh Golden Ways. Pria berusia 60 tahun itu juga rajin mengunggah posting-an di media sosial.

Kebanyakan cinta dan keluarga. Satu posting-an bertanggal 29 Mei 2016 ’’membangunkan tidur’’ Kis. Dalam postingan itu, Mario menulis, Audrey adalah anak pertama saya dan Marco adalah anak kedua saya. Saya tidak memiliki anak selain kedua anak muda itu. Kalau ada yang katanya anak saya, selain Audrey dan Marco, pasti ayahnya bukan saya dan ibunya bukan Ibu Linna. Begitu cuplikan posting-an itu. Kis terkejut. ’’Lha, saya ini anaknya kok nggak diakui,’’ ujarnya.

BACA:  Kuasa Hukum Mario Teguh: Ini Secara Hukum, Bukan Laki-laki sama Laki-laki

Mulai saat itu lah Kis merasa harus ada yang berubah. Dia pun memberanikan diri membuka diri. Hasilnya memang belum sesuai harapan. Tetapi Kis tidak putus asa. Pada Selasa (13/9), Kis sudah melakukan pertemuan dengan keluarga besar dari pihak ibunya. Mereka setuju Kis segera melakukan tes DNA. perti itu, sekarang Kis hanya tinggal menunggu ayahnya itu datang. ’’Kapan pun siap. Bola sekarang ibaratnya bukan di saya. Kan Bapak yang minta tes DNA. Ya sudah, ayo,’’ ujar Kis.

Kis tidak mau memburu Mario untuk tes itu. Ada prioritas hidup yang dijalani. Pikirnya, pengakuan bapak memang penting. Tapi kalau tetap bersikeras tak mengaku, ya mau bagaimana lagi. Saat ini dia punya tanggung jawab pekerjaan. Yang penting tujuan Kis sudah tercapai.

Dia mengingatkan Mario bahwa anaknya bukan hanya dua. Cukup di situ. ’’Nah, kalau minta bukti tes, ya ayo, monggo,’’ tuturnya. ’’Silakan hubungi saya. Caranya gimana, ya terserah beliau. Gampang kok menghubungi saya,’’ imbuhnya. (*/ayi)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top