Ridwan Kamil Jadi Rebutan Partai Besar. PKS Lebih Terang-terangan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Politik

Ridwan Kamil Jadi Rebutan Partai Besar. PKS Lebih Terang-terangan

ridwan-kamil

FAJAR.CO.ID, BANDUNG– Setelah Gerindra dan PDI Perjuangan, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dilirik juga oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk diusung sebagai calon gubernur Jawa Barat pada Pilkada 2018 mendatang. Bersama Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar, Ridwan Kamil dinilai sebagai kandidat yang paling berpeluang mendapatkan tiket PKS.

Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Wilayah PKS Provinsi Jabar Abdul Hadi Wijaya mengatakan, dua sosok tersebut memiliki kapasitas untuk maju pada pilgub mendatang. Deddy Mizwar, kata dia, memiliki sifat kenegarawanan yang cukup baik. Tak hanya itu, aktor kawakan ini pun tentunya memiliki popularitas yang sangat tinggi.

Adapun Ridwan Kamil, saat ini menjadi Walikota Bandung yang juga banyak dibicarakan terutama di media sosial. “Dan jangan lupa, (Ridwan Kamil) berangkatnya itu dari PKS juga,” kata Hadi yang juga anggota DPRD Provinsi Jabar, di Gedung DPRD Provinsi Jabar, Kota Bandung, Senin (19/9).

Dia pun mengungkapkan, hasil survei yang dilakukan internal PKS dan pihak lain menunjukan kedua nama tersebut selalu berada dalam posisi teratas.

“Itu hasil survei secara internal dan eksternal. Nama-nama ini berpeluang. Angka-angkanya bagus terus,” katanya.

Dia melanjutkan, dari hasil Pemilihan Raya (Pemira) yang dilakukan internal PKS Jabar, terdapat 16 nama hasil pilihan semua kader PKS dari kabupaten/kota.

“Dari hasil Pemira itu dua nama (Deddy Mizwar dan Ridwan Kamil) ada yang masuk usulan, ada yang tidak. Intinya kita akan lakukan penjaringan. Kita akan tindak lanjuti awal tahun,” ujarnya.

Meski begitu, pihaknya masih belum mau terburu-buru dalam menentukan kandidat pilgub ini. Menurutnya pun, saat ini semua partai masih terus mencari sosok yang tepat untuk diusung.

“Sampai Desember ini kayak main catur, tunggu-tungguan. Semua belum bisa jawab. Semua partai lagi konsolidasi dulu,” ucapnya.

Disinggung peluang untuk mengusung sendiri kandidat pada pilgub, dia mengakui partainya tak memenuhi syarat. Sehingga, kata dia, PKS harus melakukan koalisi karena saat ini partai yang bisa mengusung sendiri hanyalah PDIP yang memiliki 20 kursi di DPRD.

“PKS hanya 12 kursi saja, enggak cukup mengusung sendiri. Jadi harus berkoalisi,” ujarnya.

Dia melanjutkan, PKS siap menjadi nomor dua atau posisi wakil gubernur saat pesta demokrasi Jabar tersebut. “Tergantung kondisi, enggak harus yang pertama lagi,” katanya. (agp/dil/jpnn)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top