Bujubuneng! Predator Anak Disini Sudah Mangsa 11 Korban. Rata-rata Anak Tetangga – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Kriminal

Bujubuneng! Predator Anak Disini Sudah Mangsa 11 Korban. Rata-rata Anak Tetangga

asusila
Gintoro alias Pakde (58) saat menjalani pemeriksaan di Polres Balikpapan, (19/9). FOTO: ANGGI PRADITHA/KP

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN- Ancaman hukuman kebiri sepertinya tidak mempan buat predator anak. Buktinya, kasus di Balikpapan, Kalimantan Timur ini benar-benar bikin tercengang. Hanya dalam tiga pekan, 11 anak dibawah umur jadi korban seksual para penjahatan sinting.

Polres Balikpapan, baru saja mengungkap pelaku predator anak Senin (19/9) kemarin. Adalah Gintoro alias Pakde (58) yang barus saja ditangkap. Pria ini mencabuli seorang anak perempuan berinisial KZR (6). Korbannya tak lain anak tetangganya sendiri.

Ditemui di Polres Balikpapan, Pakde mengatakan melakukan aksi bejatnya terhadap KZR sebanyak tiga kali. Lokasinya di kediamannya. Jalan Karang Jawa Dalam, RT 11 Nomor 181, Kelurahan Karang Jati, Balikpapan Tengah.

Aksi pertama dilakukan bulan lalu di dalam kamar. Saat itu, Pakde sedang bermain dengan cucunya. Tiba-tiba, KZR datang bersama teman-temannya. Korban ikut bermain dengan cucunya. Aksinya dimulai saat dia menggendong cucunya di tangan kiri. Lalu korban digendong di tangan kanan. “Tiba-tiba saja, tangan kanan saya turun ke bagian paha KZR. KZR hanya melihat saya saja,” katanya.

Aksi bejat tersebut dilakukan di teras rumahnya, pada Rabu (14/9). Sekitar pukul 12.00 Wita, KZR kembali datang ke rumah Pakde. Kali ini dia datang sendiri tanpa teman. Sementara, Pakde saat itu sedang menjaga cucunya. Korban yang masih polos mendekati predator seks itu. Dia pun melancarkan aksinya dengan meraba alat vital korban selama satu menit.

BACA:  Tidur dengan Putrinya, Ibu Mudah ini Malah Diperkosa Maling

Keesokan harinya, aksi ketiga kembali dilakukan oleh pria setinggi 170 sentimeter itu. Pakde mengakui KZR bukan orang pertama yang menjadi korbannya. Sudah ada delapan korban lain. “Total sudah sembilan orang,” ucappria kelahiran Blitar, 23 Maret 1958 itu. Paur Subbag Hummas Polres Balikpapan, Iptu Suharto menuturkan, aparat menangkap Pakde setelah menerima laporan dari ayah KZR.

Laporan diterima Minggu (18/9). “Setelah itu, kami langsung mengamankan tersangka (Pakde) di kediamannya tanpa perlawanan,” tambahnya.

Sebelum kasus yang menimpa KZR, kejahatan seksual menimpa OAP, Rabu (7/9). Bocah perempuan berusia 5,8 tahun asal Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, dicabuli Ahmad Ardi (19). Pelaku membawa bocah tersebut ke semak-semak tak jauh dari Pantai Manggar. Di lokasi itu, tersangka mencabuli korban. OAP ditemukan dalam kondisi penuh darah karena mengalami perdarahan pada organ reproduksinya. Ardi ditangkap hari itu juga.

Kejadian ini membuat kasus kekerasan seksual yang menimpa anak di Balikpapan makin tinggi. Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPPKB) Balikpapan mencatat pada 2013 terdapat 11 kasus kekerasan anak. Setahun kemudian, meningkat menjadi 35 kasus, pada 2015 melonjak tajam menjadi 88 kasus. Tahun ini hingga semester pertama, terdapat 69 kasus. (prokal/fajar)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top