KPK: Selama Ini Belum Ada Penangguhan Penahanan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Hukum

KPK: Selama Ini Belum Ada Penangguhan Penahanan

205033_841747_KPK_baru_jpnn

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Keinginan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman agar penahanannya ditangguhkan nampaknya sulit terealisasi.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa selama ini belum pernah ada tersangka yang diberikan penangguhan penahanan.

Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, mengajukan penangguhan penahanan merupakan hak seorang tersangka yang ditahan.

Namun, menurutnya, tidak semua tersangka berhak menerima penangguhan penahanan.

“Akan dianalisis dan ditimbang penyidik untuk kepentingan penyidikan. Selama ini belum pernah (ada penangguhan penahanan),” kata Priharsa di kantornya, Rabu (21/9).

Menurut Priharsa, KPK belum menerima surat permohonan penangguhan penahanan dari kuasa hukum Irman Gusman. “Akan direspons kalau surat sudah disampaikan. Itu hak tersangka,” ujar dia.

Sebelumnya, Irman melalui kuasa hukumnya, Tommy Singh menyatakan akan mengajukan penangguhan penahanan ke KPK. Bahkan, dia mengklaim beberapa anggota DPD RI telah memberikan jaminan atas penangguhan penahanan tersebut.

Seperti diketahui, KPK menetapkan Irman Gusman sebagai tersangka penerima suap menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Jumat (16/9) malam.

BACA:  Banyak Hakim Terjaring OTT Tak Belajar dari Kasus Akil Mochtar

Irman diduga menerima suap sebesar Rp 100 juta dari Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto dan istrinya Memi.

Diduga, suap diberikan kepada Irman terkait pengurusan kuota gula impor yang diberikan Bulog kepada CV Semesta Berjaya pada 2016 di Sumatra Barat.

Sebagai penerima, Irman Gusman disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor.

Sementara tersangka pemberi Xaveriandy dan Mami diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a dan atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Sabtu (17/9) malam, Irman Gusman ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur untuk 20 hari pertama. (Put/jpg)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top