Resmi: Ini Data Korban Meninggal dan Hilang di Banjir Garut – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Nasional

Resmi: Ini Data Korban Meninggal dan Hilang di Banjir Garut

52611_71434_banjir-bandang-garut
kOndisi terakhir Pasca Banjir Garut

FAJAR.CO.ID , GARUT- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut bersama Basarnas, TNI, Polri dan masyarakat bahu membahu melakukan pencarian dan evakuasi korban banjir bandang dan longsor di Garut, Jawa Barat.

Data terakhir, BPBD Garut melaporkan  hingga pukul 16.30 WIB, jumlah korban bertambah menjadi 20 warga meninggal dunia dan 14 lainnya masih hilang.

Pos komando (posko) dan dapur umum telah didirikan BPBD setempat. Bupati Garut telah menunjuk Dandim sebagai komandan tanggap darurat.(nas/JPG) 
Berikut ini daftar nama korban meninggal dan hilang berdasarkan jenis kelamin:

Korban Meninggal Laki-laki
1.    Nawawi (55) – Asrama Lap. Paris
2.    Irsyad Dwi Maulana (8) – Asrama Lap. Paris
3.    Rejal (8 bulan)
4.    Oom (70)
5.    Solihin (4) – Kp. Bojong Sidika, Ds. Haur Panggung, Kec. Tarkid
6.    Jana (35) – Bojong Larang
7.    Aceng Daryana (35) – Kel. Jayaraga, Kec. Tarkid
8.    Deni (23) – Kec. Bayongbong
9.    x (5)
Korban Meninggal Perempuan
1.    IIs (35) – Asrama Lap. Paris
2.    Siti (25) – Cimacan Tarkid
3.    Nunung (70) – Cibunar
4.    X (70)
5.    Santi (38) – Lap. Paris
6.    Revina (7) – Asrama Lap. Paris
7.    Nuryati (58) – Lap. Paris
8.    X (6)
9.    X – anak – Sumedang
10.    X – anak  – Sumedang
11.    X (11)
Korban Hilang Laki-Laki
1.    Ano (60) – Mekar Sari Haur Panggung, Kec. Tarkid
2.    Feri (40) – Cimacan Tarkid
3.    X (3) – Cimacan Tarkid
4.    Supri (40) – Cimacan Tarkid
5.    X (3) – Cimacan Tarkid
6.    Ahmad (4) – Cimacan Tarkid
7.    Etoy (12) – Cimacan Tarkid
8.    Endan (45) – Kel. Sukamukti, Kota Garut
Korban Hilang Perempuan
1.    Dede Sumiayah (52) – Asrama Tarumanegara
2.    Oon (52) – Cimacan Tarkid
3.    Lena Agustina (18) – Asrama TN
4.    Eneng (12) – Cimacan Tarkid
5.    Kokom (35) – Cimacan Tarkid
6.    Ane (35) – Kel. Sukamukti, Kota Garut

“Dari jumlah tersebut, sembilan anak menjadi korban bencana banjir bandang Garut, sedangkan empat anak dinyatakan masih hilang,” ujar Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Rabu (21/9) malam.

Sementara itu, dua warga meninggal dunia diidentifikasi berasal dari Sumedang, Jawa Barat.

Petugas di lapangan masih melakukan identifikasi nama-nama jasad korban. Saat ini 6 jasad korban yang belum teridentifikasi namanya.

Ratusan pengungsi ditempatkan di kantor Korem. BPBD Provinsi Jawa Barat membantu penanganan darurat.

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top