Takut Diserang Al Maidah 51, Ahok Ajak Bangsa Indonesia Tiru Amerika – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Pilkada

Takut Diserang Al Maidah 51, Ahok Ajak Bangsa Indonesia Tiru Amerika

Ahok dan Jupe

FAJAR.CO.ID JAKARTA – Setelah resmi didukung PDIP untuk maju di Pilgub DKI Jakarta 2017, Calon Gubernur DKI Basuki T Purnama alias Ahok sudah langsung terang-terangan menantang para pesaingnya.

Bahkan Ahok, yang saat ini sudah mendapat sokongan dari 4 partai, sudah mewanti-wanti agar tidak membawa-bawa ayat Al-Quran saat bersaing nanti.

Ahok menegaskan, ia tidak mau diserang dengan membawa-bawa kutipan surat Al-Maidah ayat 51.

“Jangan tak pilih saya karena  Almaidah 51,” ujar Ahok dalam jumpa pers bersama wakilnya, Djarot S Hidayat, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, serta ketua tim pemenangannya, Nusron Wahid di Jakarta, Rabu (21/9).

Surat Almaidah ayat 51 adalah ayat dalam Alquran yang melarang umat Islam memilih calon pemimpin dari kalangan Nasrani dan Yahudi.

Bunyi lengkapnya adalah, Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

Ahok menegaskan, pilkada DKI merupakan ujian bagi Bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang besar. Ia mencontohkan Amerika Serikat yang punya semboyan E Plurubis Unum yang artinya dari banyak menjadi satu.

BACA:  Ahok Sebut Yusril Orang yang Tidak Punya Program

Menurutnya, Indonesia dengan Bhinneka Tunggal Ika juga bisa menjadi bangsa yang besar seperti halnya AS.

“Bahkan Indonesia bisa lebih cepat ketimbang AS untuk menjadi bangsa yang besar. Amerika Serikat butuh 200 tahun,” tegasnya.

Selian itu Ahok juga mengatakan, jika perbedaan bisa diterima secara baik maka Indonesia akan menjadi bangsa yang besar.

“Saya senang karena ditakdirkan untuk menentukan apakah bangsa ini bisa menerima lambang Garuda Pancasila dengan baik,” katanya. (fajar/jpnn)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top