Ini Kronologis Oknum PNS Perkosa dan Kubur Hidup-hidup Bawahannya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Kriminal

Ini Kronologis Oknum PNS Perkosa dan Kubur Hidup-hidup Bawahannya

ilustrasi pemerkosaan

FAJAR.CO.ID PALOPO – Aksi bejat yang dilakukan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pejabat Eselon IV di pemerintahan Kota Palopo beinisial KD sudah masuk dalam kategori psikopat.

Hal ini lantaran KD tega memperkosa WI (18) yang merupakan pegawai Honorer dikantornya. Bukan saja itu, Pelaku juga mengubur korban hidup-hidup usai melampiaskan syahwatnya.

Perbuatan tak beradap ini terbongkar setelah korban melaporkannya di Polres Palopo pada Rabu (21/9/2016).

Di hadapan polisi, WI mengaku diperkosa di rumah KD. WI juga mengaku dibuang ke dalam lubang beton bekas kolam renang sedalam dua meter.

Kronologis aksi bejat ini, dimulai dengan sikap KD yang sering menjemput WI untuk berangkat ke kantor dengan berboncengan sepeda motor.

Aksi ‘modus’ itu belum tercium korban, karena antara KD dan WI masih bertalian keluarga.

Niat busuk KD kemudian berlanjut dengan pada Selasa (20/9) dimana saat itu, WI diundang ke rumah KD di Komplek Perumahan Almarjan, Kelurahan Songka.

Tak lama setelah tiba, KD memeluk WI dari belakang. Korban melakukan perlawanan, namun pelaku menyumbat mulut korban dengan kain.

Karena terus merontak, pelaku akhirnya memukul leher, hingga mengakibatkan korban pingsan.

Saat itulah, KD dilaporkan mencabuli korban. Tidak sampai disitu, WI yang dalam kondisi pingsan dibuang ke dalam bungker.

Selanjutnya, KD mengecor bagian atas bungker itu. Sejam kemudian korban sadarkan diri. Sekitar pukul 16.00 Wita, korban WI baru bisa keluar dari bangker dan dilihat oleh istri KD.

WI yang berhasil lolos dari percobaan pembunuhan itu langsung melapor Mapolres Palopo.

Di depan polisi, WI menceritakam kisah miris yang menimpanya. Usai menerima laporan, polisi langsung melakukan pengembangan.

“Saya tidak menyangka kalau pelaku mencabuli dan memasukkan saya ke dalam lubang beton,” kata WI.

Sementara itu, Wakapolres Palopo Kompol Woro Susilo yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Korban WI datang melaporkan kejadian yang menimpa dirinya.

Menurut Woro, pria KD sempat diuber sampai ke rumahnya namun tidak ditemukan. Tak lama kemudian KD datang datang menyerahkan diri ke Polres Palopo, Rabu (21/9).

KD di depan polisi membantan telah melakukan pemerkosaan. Namun KD tidak menampik kalau melakukan percobaan pemerkosaan.

“Terlapor tidak mengakui kalau melakukan pemerkosaan. Untuk membuktikan kebenaran ini, korban kami arahkan untuk divisum,” kata Woro.

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top