Simak Nih! Autopsi Terbatas Tak Tentukan Kematian Mirna – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Simak Nih! Autopsi Terbatas Tak Tentukan Kematian Mirna

180548_989495_jessica_sidang_baru_thumb

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Dalam kesaksiannya, patalog forensik dari Australia, Richard Byron Collins mengatakan, dalam kematian seseorang yang menimbulkan kecurigaan harusnya dilakukan autopsi.

“Dalam kematian yang mendadak dan menimbulkan kecurigaan, harus dilakukan autopsi oleh ahli patologi atau patologi forensik. Pemeriksaan CT scan dan eksternal dilakukan yang relevan,” ujarnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (22/9).

Lalu pemeriksaan eksternal dilakukan melalui fotografi berwarna. Sedangkan pemeriksaan internal, rongga dada, pinggang, pingggul, dan pemeriksaan visul seperti otak, paru-paru, pankreas dan alat kelamin.

“Dan semua organ ditimbang serta diukur serta jenazah untuk dilakukan pemeriksaan mikroskopik. Analisis pada jaringan seperti darah, jantung, dan empedu seperti biokimia, hematologi, DNA,” tambahnya.

Kemudian setelah hasil pemeriksaan lengkap semuanya, dibuatkan laporan yang diberikan ke ahli patologi untuk menentukan penyebab kemungkinan kematiannya.

“Ahli patologi dapat dibantu untuk menyusun kesimpulan, tapi hasilnya harus dipertimbangkan oleh ahli yang memiliki pengalaman demikian,” kata dia.

Dalam kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin, Richard menyebut hanya dilakukan autopsi terbatas pada jasad Mirna. Lalu jasad telah diformalin. Tidak ditemukan adanya cedera dalam jasad termasuk memar, tidak ditemukan tulang retak, dijumpai tonjolan pada pinggang berupa cairan warna cokelat, perut, dan dada terbuka dengan warna merah dan usus besar dalam warna pucat.

“Juga lambung ditemukan warna merah bintik, hati berwarna cokelat dengan permukaan cokelat, paru-paru hitam dengan bintik dan organ lainnya pucat. Dan tidak jelas apakah organ ini hanya dilihat atau juga diambil sampelnya,” lanjutnya.

Selain hanya dilakukan autopsi terbatas, Richard juga mengatakan jasad Mirna tidak diperiksa saluran pernafasannya. “Padahal ini penting, satu-satunya yang diambil adalah cairan lambung. Dan dokumentasi kematian tidak spesifik,” terangnya. (elf/JPG)

loading...
Click to comment
To Top