Strateginya, Hasil Penerimaan Tax Amnesti Dikelola Seperti ini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ekonomi & Bisnis

Strateginya, Hasil Penerimaan Tax Amnesti Dikelola Seperti ini

dpr-ragukan-keampuhan-tax-amnesty-genjot-penerimaan-pajak-nx9

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Kementerian Keuangan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pengelolaan hasil penerimaan pengampunan pajak atau tax amnesty.

Hal itu sebagai upaya reformasi perpajakan, bea cukai, dan penerimaan negara bukan  pajak (PNBP).

Menteri Keuangan  Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penerimaan tax amnesty berdasarkan jumlah pelaporan, jumlah harta yang dideklarasikan, dan jumlah tebusan akan ditayangkan dengan transparan.

“Dan uang akan masuk ke kas negara. Apakah akan dikelola? Tentu dikelola,” kata Sri Mulyani di depan gedung KPK, Kamis (22/9).

Karena itu, bersamaan dengan penyerahan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Ani -sapaan akrabnya- juga mengadakan diskusi dengan pimpinan KPK terkait pengelolaan penerimaan tax amnesty.

Menurut dia, KPK pun menyatakan siap memberikan bantuan kepada Kemenkeu untuk menjalankan fungsi bagaimana mendapat hak-hak negara dari sisi bea cukai, pajak dan PNBP.

“Kami diskusi bagaimana bekerja sama, tapi tetap menghormati independensi KPK. Bersama-sama menjaga keuangan negara untuk sebaik-baiknya digunakan untuk kepentingan masyarakat,” ujar mantan managing director World Bank tersebut.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo pun mengamini keterangan Sri Mulyani. Agus menegaskan komisi antirasuah mendukung Undang-Undang pengampunan pajak.

“KPK declare KPK dukung UU Tax amnesty,” ujar Agus.

Berdasar perkembangan program tax amnesty yang diakses di laman http://pajak.go.id/statistik-amnesti, Kamis (22/9) pukul 18.00 komposisi uang tebusan berdasarkan surat pernyataan harta yang disampaikan yakni Rp 35,3 triliun.

Sedangkan Komposisi harta berdasarkan SPH yang disampaikan Rp 1.468 triliun.

Komposisi realisasi berdasarkan SPP yang diterima (SPAN) Rp 36,3 triliun. (Put/jpg)

 

loading...
Click to comment
To Top