Usai Dicabuli, Wanita Ini Dicor dalam Lubang Beton, Korban Hidup Lagi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Usai Dicabuli, Wanita Ini Dicor dalam Lubang Beton, Korban Hidup Lagi

cabul dalam benton, palopo
ilustrasi, sumber foto google image

FAJAR.CO.ID, PALOPO–Warga Kelurahan Songka, Kota Palopo, geger, Rabu (21/9). Seorang PNS berinisal KD, pejabat Eselon IV di Pemerintah Kota Palopo, dilaporkan ke polisi dengan tuduhan telah melakukan pencabulan terhadap wanita WI, tenaga honorer yang masih berusia 18 tahun. Bukan hanya dicabuli, WI juga mengaku dibuang ke dalam lubang beton bekas kolam renang sedalam dua meter.

Informasi yang dihimpun BKM menyebutkan, antara KD dan wanita WI masih bertalian keluarga. KD bahkan sering menjemput WI untuk berangkat ke kantor dengan berboncengan sepeda motor. Terakhir, pada Selasa (20/9), WI mendatangi rumah KD di Komplek Perumahan Almarjan, Kelurahan Songka.

Tak lama setelah tiba, KD memeluk WI dari belakang. Korban melakukan perlawanan, namun pelaku menyumbat mulut korban dengan kain. Karena terus merontak, pelaku akhirnya memukul leher, hingga mengakibatkan korban pingsan.

Saat itulah, KD dilaporkan mencabuli korban. Tidak sampai disitu, WI yang dalam kondisi pingsan dibuang ke dalam bangker. Selanjutnya, KD mengecor bagian atas bangker. Mungkin dikira korban telah meninggal. Padahal, sejam kemudian korban sadarkan diri, dan bangun . Sekitar pukul 16.00 Wita, korban WI baru bisa keluar dari bangker dan dilihat oleh istri KD.

WI yang berhasil lolos dari percobaan pembunuhan itu langsung melapor Mapolres Palopo. Di depan polisi, WI menceritakam kisah miris yang menimpanya. Usai menerima laporan, polisi langsung melakukan pengembangan.

BACA JUGA: Ini Kronologi Kasus Pemerkosaan di Palopo, Korban Dipukul, Digituin, Kemudian Dicor dalam Lubang Beton.

“Saya tidak menyangka kalau pelaku mencabuli dan memasukkan saya ke dalam lubang beton,” kata WI.

Sementara itu, Wakapolres Palopo Kompol Woro Susilo yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Korban WI datang melaporkan kejadian yang menimpa dirinya.

Menurut Woro, pria KD sempat diuber sampai ke rumahnya namun tidak ditemukan. Tak lama kemudian KD datang datang menyerahkan diri ke Polres Palopo, Rabu
(21/9).

KD di depan polisi membantan telah melakukan pemerkosaan. Namun KD tidak menampik kalau melakukan percobaan pemerkosaan. “Terlapor tidak mengakui kalau melakukan pemerkosaan. Untuk membuktikan kebenaran ini, korban kami arahkan untuk divisum,” kata Woro. (ishak mappelawa/bkm)

loading...
Click to comment
To Top