Pengamat: Jangan Lupa, Agus Yudhoyono itu Anak SBY – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Pilkada

Pengamat: Jangan Lupa, Agus Yudhoyono itu Anak SBY

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tiga pasang calon gubernur-calon wakil gubernur DKI telah secara resmi mendaftar di KPU DKI. Ketiga pasang itu adalah Basuki T Purnama-Djarot S Hidayat, Agus Yudhoyono-Sylviana Murni dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Lantas, siapakah yang berpeluang menang? Pengamat politik dari IndoBarmeter, M Qodari mengatakan, sejauh ini memang belum ada survei khusus tentang elektabilitas ketiga pasangan calon.

Namun, Qodari sudah punya gambaran sekilas mengenai kekuatan tiga pasangan yang akan bertarung. Menurut dia, calon terkuat tetap pasangan incumbent, Basuki T Purnama-Djarot S Hidayat (Ahok-Djarot).  

Di atas kertas, duet Ahok-Djarot diusung oleh koalisi yang menjadi mayoritas di DPRD DKI. Yakni PDI Perjuangan, Partai Nasdem, Partai Golkar dan Partai Hanura.

“Calon terkuat tetap Ahok. Dia petahana dan sudah menunjukkan kinerja,” kata Qodari saat diskusi bertajuk Perang Bintang di Langit Jakarta Sabtu (24/9) di Cikini, Jakarta Pusat.

Menurut dia, dari berbagai hasil survei beberapa lembaga, tingkat kepuasan terhadap Ahok berada di atas angka 50 persen. “Sejauh kepuasan terhadap incumbent incumbent di atas 50 persen artinya mayoritas publik  ingin incumbent memimpin lagi,” katanya.

Di posisi kedua ada Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Uno yang diusung Partai Gerindra dan PKS. Qodari mengatakan, Anies bukan nama baru.

Anies pernah menduduki cukup banyak jabatan strategis. “Dia punya relawan pula,” katanya.

Nah, kata Qodari, yang mungkin terkecil angkanya adalah Agus Harimurti Yudhoyono yang diusung Partai Demokrat, PPP, PAN dan PKB. Menurut dia, Agus yang berpasangan dengan Sylviana Murni ibarat calon yang baru turun dari langit.

Putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga baru diperkenalkan sebagai cagub dan belum kelihatan kiprahnya. “Tapi jangan lupa bahwa beliau adalah anak Pak SBY,” kata Qodari.

Dia menjelaskan, SBY sebagai Presiden RI dua periode tentu memiliki banyak pendukung. Begitu pula pendukung Partai Demokrat yang kini dipimpin SBY. “Tunggu Pak SBY mbahnya pencitraan mengeluarkan ilmunya,” kata dia.

Anggota tim pemenangan Agus-Sylviana, Didi Irawadi Syamsudin enggan menanggapi hitung-hitungan yang disodorkan Qodari. Politikus Partai Demokrat itu justru mengakan bahwa waktu yang akan membuktikan. “Mudah-mudahan apa yang menjadi ramalan benar. Tapi kalau sebaliknya, terjadi pertarungan,” katanya.

Dia menegaskan, Agus siap untuk adu gagasan, maupun program. Dia menilai suami Annisa Pohan itu punya banyak kelebihan yang tidak dimiliki calon lain. (boy/jpnn)

Click to comment
To Top