Saksi: Kelompok Pria Bertopeng Bakar Kantor DPRD Gowa, Kapolda Geram! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Saksi: Kelompok Pria Bertopeng Bakar Kantor DPRD Gowa, Kapolda Geram!

kantor-dprd-gowa

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR, –Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Anton Charliyan, geram dengan aksi pembakaran kantor DPRD Gowa yang dilakukan puluhan massa tak dikenal, Senin (26/9) siang.

Menurut Anton, pihaknya akan mengungkap kasus ini dan memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembakaran.

“Sebetulnya antara pihak Kerajaan Gowa dan Pemkab Gowa telah sepakat menahan diri. Kami menduga ada pihak ketiga yang hendak memanfaatkan situasi. Kami akan bersikap tegas dan melakukan langkah hukum untuk mengungkap kasus ini,”tegas Anton, Senin (26/9).

‎Anton mengaku mendapat informasi jika ada aksi yang akan digelar tentang penolakan Perda Lembaga Adat Daerah (LAD), Senin(26/9. Namun aksi itu akan dilakukan di Fly Over, Jalan Urip Sumoharjo dan depan Gedung DPRD Provinsi. “Memang ada izin aksi.Tapi izin itu setahu saya hanya digelar di Fly Over, bukan di Gowa,” katanya.

Terpisah, Andi Hasanuddin Abe, juru bicara Madussila mengklaim jika massa kerajaan Gowa akan membantu pihak kepolisian mengusut tuntas kasus pembakaran Gedung DPRD Gowa.

‎”Kami akan membantu mengusut insiden pembakaran kantor DPRD Gowa. Kami tidak ingin ada tudingan terhadap kami, sebab kami juga tak mengetahui pergerakan massa yang membakar kantor DPRD Gowa,”tandas Andi Zainuddin Abe.

Sementara itu, Jufri dan Rais, saksi mata mengungkapkan, dirinya berada di ruang lobi saat kejadian. Kedua anggota Satuan Polisi Pamong Praja ini, mengaku terkejut kaget saat melihat puluhan orang menggunakan kain penutup muka memasuki Kantor DPRD Gowa.

“Anggota DPRD sedang mau rapat saat itu dan saya sendiri bersama teman melakukan penjagaan di lobi. Kami kaget saat puluhan pria menggunakan penutup muka masuk sambil membawa jerigen, botol berisikan bensin dan petasan, ” kata Rais.

Saat masuk, mereka membagi diri bahkan ada yang menumpukkan kursi lalu membakarnya dengan ban bekas di ruang rapat. “Saya keluar menyelamatkan diri karena api sudah membesar,sementara rekan saya Pak Jufri mengevakuasi pegawai yang masih berada di dalam gedung,” katanya. Aparat Mapolda Sulsel yang dipimpin Kabid Humas Polda Sulsel Kobes Pol Frans Barung Mangera ‎lansung melakukan penyisiran dan memblokade ruas Jalan Masjid Raya.

Dengan tegas Frans Barung ‎mengungkapkan, pihaknya telah mengamankan CCTV kantor DPRD untuk melacak identitas pelaku pembakaran. (ishak mappelawa/bkm/Fjr)

loading...
Click to comment
To Top