Santri Padepokan Penggandaan Uang Diminta Sabar, Uang Suci Dimas Pasti Cair – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Santri Padepokan Penggandaan Uang Diminta Sabar, Uang Suci Dimas Pasti Cair

FAJAR.CO.ID MAKASSAR – Pimpinan Yayasan Kanjeng Dimas Taat Pribadi, Marwah Daud Ibrahim, masih terus membela Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang diduga telah melakukan tindak penipuan dan pembunuhan.

Marwah memastikan, uang suci akan tetap dicairkan bagi mereka yang tetap sabar dan setia kepada Dimas Kanjeng. Karena, pencairan sisa tinggal menunggu waktu saja.

“Saat Sang Pencipta memberikan izin, maka kesejahteraan santri Kanjeng akan terpenuhi. Saya yakin kalau mereka betul santri yang setia, mereka tidak akan resah dengan kondisi ini,” ujar Marwah.

Dimas Kanjeng Taat Pribadi, ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, ditangkap Polda Jawa Timur pada 22 September (22/9). Dia digerebek dan ditangkap di padepokannya di RT 22, RW 08, Dusun Sumber Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

Penggerebekan yang berakhir dengan penangkapan itu dilakukan pada pukul 06.30 di tempat fitness yang masih berada di lokasi padepokan. Dia diduga terlibat dalam kasus pembunuhan.

Beberapa korban penggandaan uang Dimas Kanjeng angkat bicara. Salah satunya adalah almarhumah Najemiah Muin. Juragan tanah dari Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), itu sudah lama diketahui sebagai salah seorang pengikut Dimas Kanjeng.

Bahkan, di Sulsel dia menjadi penyetor uang terbanyak ke Yayasan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Nilainya fantastis. Disebut-sebut mencapai Rp 200 miliar.

Menantu Najemiah, Soefian Abdullah mengaku sudah menelusuri langsung kebenaran nilai setoran itu.

“Saya pernah bertemu langsung dengan perwakilan Dimas Kanjeng di Jakarta beberapa bulan lalu. Namanya Abah. Bunda (Najemiah, Red) sudah meninggal waktu itu,” tutur Fian.

“Waktu itu rencananya dilakukan pengisian saldo atau istilahnya pembagian uang. Katanya, Bunda akan mendapatkan Rp 18 triliun. Tetapi, kami disuruh sabar dan sampai saat ini tidak ada,” lanjut suami putri Najemiah, Muhyina Muin, itu.

Saat itu, Fian mengklarifikasi langsung soal setoran Najemiah yang mencapai Rp 200 miliar. Abah membantah. Dia bilang hanya Rp 45 miliar. (Fajar/JPG)

loading...
Click to comment
To Top