Nazaruddin: Duitnya Mengalir ke Irman dan Mendagri – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Nazaruddin: Duitnya Mengalir ke Irman dan Mendagri

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mantan Anggota DPR M Nazaruddin rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). 

Ini merupakan pemeriksaan Nazaruddin selama tiga hari berturut-turut di minggu terakhir di bulan September. Saat keluar, Nazaruddin mengaku diperiksa untuk dua orang tersangka.

“(Kasus) KTP-nya sudah meningkat kan. Saya kan diperiksa untuk dua orang tersangka,” kata Nazar di depan gedung KPK, Kamis (29/9).

Nazar pun diminta menjelaskan, siapa para tersangka yang dimaksud. “Ya, PPK sama dirjen (yang jadi tersangka),” jelas mantan bendahara umum Partai Demokrat tersebut. “Masalah mark up tentang proyek e-KTP terus uang mengalir ke Irman, mengalir ke mendagri,” imbuhnya.

Nazar kemudian mengaku diperiksa soal uang mengalir dari Permai Group yang notabene miliknya. Duit itu mengalir ke bupati hingga gubernur.

Seperti diketahuii, ‎KPK telah mendalami kasus e-KTP pada tingkat penyidikan selama dua tahun lebih. Pada kasus ini, KPK baru menetapkan satu tersangka, yakni Sugiharto.

Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri itu dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Sugiharto juga berperan sebagai pejabat pembuat komitmen dalam sengkarut proyek senilai Rp 6 triliun itu. Dia diduga telah menyalahgunakan kewenangan sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp 2 triliun.

Beberapa hari lalu, Ketua KPK Agus Rahardjo mengisyaratkan bakal menetapkan tersangka baru dalam kasus e-KTP. Namun, Agus menolak mengungkap identitas calon tersangka tersebut. (fajar/jpg)

Click to comment
To Top