Telpon dan SMS Nggak Dibalas-balas, Waria Ini Ternyata Sudah Meninggal di Salonnya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Telpon dan SMS Nggak Dibalas-balas, Waria Ini Ternyata Sudah Meninggal di Salonnya

TEWAS : Sabrina alias Saharuddin (24) ditemukan tak bernyawa di salon tempatnya bekerja di kawasan Pasar Sentral Inhutani, Rabu (21/9) sore. ENAL/RADAR NUNUKAN

TEWAS : Sabrina alias Saharuddin (24) ditemukan tak bernyawa di salon tempatnya bekerja di kawasan Pasar Sentral Inhutani, Rabu (21/9) sore. ENAL/RADAR NUNUKAN

FAJAR.CO.ID, NUNUKAN – Warga di wilayah Pasar Sentral Inhutani, Kelurahan Nunukan Utara dibuat heboh Rabu (21/9) siang. Itu karena seorang wanita pria (waria) ditemukan tak bernyawa di salon tempatnya bekerja yang hingga kini belum diketahui penyebabnya.

Waria yang biasa disapa Sabrina alias Saharuddin (24) itu diketahui kali pertama tidak bernyawa oleh sahabatnya sendiri Abdul Salman. Sekira pukul 13.00 Wita, Abdul Salman ditelpon korban, namun ia tidak menjawab panggilan telepon itu. Sebab, ia berencana akan menemui Sabrina di salon untuk mengambil peralatan pengantin.

“Dia (Sabrina. Red.) menelpon, tapi saya tidak angkat, karena memang sebelumnya rencana mau ke salon itu,” kata Abdul Salman kepada Radar Nunukan kemarin.

Sebelum Abdul Salman ingin ke tempat Sabrina, ia sempat menelpon dan mengirimkan pesan singkat. Namun tak ada jawaban dan balasan dari Sabrina. Sehingga ia langsung menuju ke kediaman Sabrina. Ketika tiba di salon pintu tertutup rapat. Dia pun membuka paksa pintu tersebut, karena beberapa kali diketuk tidak ada jawaban dari dalam.

Ketika pintu telah terbuka ia pun langsung masuk ke dalam dan melihat Sabrina dalam kondisi terbaring. Ia pun segera membangunkan Sabrina, masih tidak ada respon, ternyata korban sudah tidak bernyawa lagi. Ia pun langsung meminta bantuan warga sekitar untuk menolong.

“Saya masuk dan kondisi Sabrina sudah terbaring dan tidak bernyawa berarti sudah meninggal,” ujar Salman sapaan akrabnya.

Ditanya penyebab kematian Sabrina, Salman tidak mengetahui sedikit pun. Karena sebelum ini korban terlihat dalam keadaan sehat dan tidak ada tanda-tanda sedang sakit. Kematian Sabrina menjadi tanda tanya bagi Salman, karena kejadian ini secara mendadak.

Sementara, pemilik Salon Diamond, tempat Sabrina di temukan tewas, Sukri yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, tak mengetahui penyebab kematian Sabrina, karena sebelumnya ia terlihat sehat saja. Namun ketika mendengar kabar bahwa telah meninggal tentu menjadi tanda tanya baginya.

“Saya tidak tahu juga apa penyebab kematiannya, karena sebelumnya Sabrina ini sehat-sehat saja dan tidak ada penyakit apapun,” ujar Sukri.

Dia menambahkan, sebelum kematian Sabrina ada seorang temannya datang ke salon sekira pukul 23.00 Wita, Selasa (20/9). Namun pintu salon sudah terkunci, sehingga tak bisa masuk dan meminta untuk datang keesokan harinya.

“Ada temannya datang tengah malam, namun pintunya sudah terkunci maka dari itu saya minta pulang saja dulu karena beberapa kali diketuk tidak dibuka mungkin sudah tidur,” bebernya.

Menurutnya, Sabrina telah bekerja di Salon Diamond sejak 3 September lalu, karena sebelumnya telah bekerja di salon lain. Karena salon miliknya tidak memiliki pekerja, maka ia meminta untuk bekerja di salon tersebut.

“Sabrina hanya bekerja sendiri saja tidak ada memang yang menemaninya,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Polisi Resor (Kapolres) Nunukan, melalui Kabag Humas, Iptu M. Karyadi mengatakan, untuk penyebab kematian belum diketahui, karena hasil dari olah Tempat Perkara Kejadian (TKP) belum bisa disimpulkan dan korban ini harus dilakukan visum terlebih dahulu.

“Penyebab kematian belum diketahui, karena ditunggu hasil visum dulu,” kata Iptu M. Karyadi saat ditemui dilokasi kejadian kemarin.

Namun beberapa informasi yang dihimpun pihak kepolisian, Sabrina memang memiliki penyakit. Karena korban ketika sudah meminum air dingin dadanya terasa sakit. Sedangkan nama penyakitnya tak diketahui.

“Menurut orang yang mengenal Sabrina ia memang ada penyakit, namun untuk hasil akhirnya akan diketahui setelah dilakukan visum,” ujar Karyadi mengakhirnya. (fajar//nal/eza)

loading...
Click to comment
To Top