Ajaran Dimas Kanjeng Menyimpang, Kapolri Minta Bantuan Kemenang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Ajaran Dimas Kanjeng Menyimpang, Kapolri Minta Bantuan Kemenang

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meminta Kementerian Agama (Kemenag) ikut terlibat memberikan bimbingan agama Islam terhadap santri di padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Berdasarkan aduan dari masyarakat, di padepokan tersebut Dimas Kanjeng diduga telah melakukan ajaran yang menyimpang dari syariat agama Islam terhadap para santrinya.

“Kemenag (harus) memikirkan adik-adik yang sekolah di sana,” ujar Tito di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Sabtu (1/10).

Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut berpesan para santri di padepokan Dimas Kanjeng tidak perlu takut dan gelisah lantaran si pemilik padepokan sudah bersatus tersangka. Pasalnya imbuh dia, pemerintah dalam hal ini Kemanag akan ikut terlibat memikirkan nasib mereka.

“Untuk (santri) di padepokan enggak usah gelisah,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, Abdusshomad Buchori mengatakan, Taat Pribadi diduga telah melakukan penistaan agama.  Ini dibuktikan setelah ada sejumlah bacaan amalan, wirid, atau salawat yang menurut MUI kurang sesuai syariat Islam.

Menurut MUI ada beberapa bacaan yang bertujuan untuk menggandakan uang dengan cara yang tidak benar. Padepokannya sendiri berdiri sejak 2005. Lokasinya di Dusun Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Probolinggo, Jawa Timur.

Para pengikutnya dipercaya memiliki kemampuan untuk menggandakan uang dengan syarat pengikutnya menyerahkan mahar sejumlah uang jutaan rupiah dan membaca amalan atau wirid.

Sekadar informasi, Dimas Kanjeng telah ditetapkan tersangka pembunuhan terhadap dua orang santrinya yakni, Ismail dan Abdul Gani. Dia juga sudah menjadi tersangka dalam penipuan penggandaan uang. (Fajar/JPG)

To Top