Mau Bertemu Ahok? Ada Tarifnya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Jabodetabek

Mau Bertemu Ahok? Ada Tarifnya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama soal penetapan tarif undangan sebagai pembicara menjadi sorotan. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan menilai wajar apabila Ahok -sapaan Basuki- menetapkan tarif sebagai pembicara untuk di sebuah acara. 

Dengan syarat, tidak ada larangan dari instansi Ahok bernaung.

“Pegawai negeri atau penyelenggara negara bila menerima gratifikasi (dalam bentuk honor) diperbolehkan, apabila tidak ada larangan di tempat instansinya bekerja,” kata Basaria saat dihubungi, Sabtu (1/10).

Sementara itu, Pakar Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia, Muzakir mengatakan, apabila penentuan tarif tersebut dilakukan Ahok ketika tengah cuti dalam masa kampanye, maka hal tersebut tidak menjadi persoalan. 

Sebab, honor tersebut digunakan kembali untuk kegiatan kampanye.

Namun, menjadi tidak boleh apabila honor tersebut diterapkan Ahok di luar masa kampanye. Sebab, itu berkaitan dengan jabatan Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta.

“Prinsipnya kalau seorang pejabat negara menetapkan tarif, dilihat dulu apakah itu bertindak atas nama pribadi, atau atas nama lembaga atau jabatannya. Kalau jabatannya selaku gubernur, itu enggak bisa terima dana dari orng lain,” ujar Muzakir.

Sebelumnya, Ahok menerapkan tarif tersebut sebagai strategi kampanye di Pilkada DKI Jakarta 2017. Ahok berpatokan kepada orang lain yang telah menjadi pembicara atau pelawak profesional dalam menentukan tarif.

Misalnya, bila komedian tenar Cak Lontong menerapkan tarif Rp 60 juta untuk sekali show, maka Ahok akan menerapkan setengah dari tarif stand up comedian tersebut. 

Ahok juga menyatakan akan mulai menerapkan tarif yang harus dibayar orang-orang yang hendak menemuinya. Namun, tarif itu relatif bisa terjangkau, hanya Rp 10 ribu bila pertemuan di acara umum seperti Teman Ahok Fair.

Sementara untuk acara yang sifatnya privat seperti makan malam, Ahok menerapkan tarif antara Rp 2 hingga Rp10 juta. Sedangkan, undangan untuk menjadi pembicara atau pelawak akan diladeni dengan tarif puluhan juta rupiah. (Fajar/jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top