Main Kurang Aman, Banyak Pria Disini Kena Raja Singa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Main Kurang Aman, Banyak Pria Disini Kena Raja Singa

lokalisasi
aktifitas di salah satu lokalisasi

FAJAR.CO.ID, SENDAWAR – Jumlah penderita penyakit sfilis atau yang lebih banyak dikenal masyarakat dengan sebutan raja singa, ternyata cukup tinggi di Kutai Barat (Kubar). Hal itu terbukti, setiap bulan selalu saja ada pasien baru yang datang ke Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar (RS-HIS) untuk berobat.

“Sehubungan hal itulah, sifilis bisa dibilang cukup tinggi perkembangannya di wilayah Kubar. Selain itu, persebarannya tampak hampir merata di semua kecamatan,” ujar Kabid Medis RS-HIS dr Gede Suraga.

Lebih lanjut, menurutnya, selain penyakit sifilis tersebut Kubar dihantui penyakit gonore yang diakibatkan virus. Antara penyakit sifilis dan gonore hampir sama sifatnya. Akan tetapi, kalau gonore hanya menyerang pada saluran kencing, sedangkan sifilis menyerang pada kekebalan tubuh sang penderita.

“Kalau gonore biasanya hanya mengeluarkan kencing nanah, sedangkan sifilis jangankan nanah, bisa sampai darah. Pada saat kencing, si penderita pasti merasakan sakit yang luar biasa,” papar dr Gede.

Selanjutnya, dia menambahkan, pada 2015 lalu, penderita penyakit gonore dan sifilis yang datang berobat ke RS-HIS mencapai 15 orang. Lantas pada 2016 sampai September ini, jumlah pasien sudah mencapai 12 orang yang sudah terdeteksi. Para penderita itu datang melakukan pemeriksaan serta pengobatan di rumah sakit milik Pemkab Kubar tersebut.

Gede merincikan, 12 pasien tersebut datang berobat mulai Februari sampai Juni. Selama Februari, sebanyak dua pasien yang berobat. Maret mencapai empat pasien, sedangkan April hanya satu pasien. Bulan Mei sebanyak dua pasien. Kemudian Juni sebanyak tiga pasien yang datang ke rumah sakit.

“Jadi, setiap bulannya rata-rata dua pasien yang datang. Akan tetapi, pada tahun ini yang terbanyak pada Maret yang mencapai empat pasien berobat di HIS,” terang dokter lulusan Udayana tersebut.

Melihat tingginya penyakit sifilis dan gonore di Kubar, dia mengharapkan Dinas Kesehatan (Diskes) yang memiliki akses luas ke masyarakat bisa merespons dengan cepat.

“Jangan sampai penyakit sifilis ini terus berkembang. Karena sipilis bisa menular kepada orang lain. Penyakit ini bisa ditularkan kepada orang lain melalui hubungan seks,” pungkas Gede. (*/az/san/k11)

loading...
Click to comment
To Top