Ngakunya Pijat dan Luluran, Eh, Prakteknya Kok Sampai Lemas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Ngakunya Pijat dan Luluran, Eh, Prakteknya Kok Sampai Lemas

psk

FAJAR.CO.ID, TANJUNG REDEB – Praktik prostitusi ilegal yang berkedok pijat tradisional, lulur rumahan, dan lain sebagainya masih ditemukan di Kabupaten Berau. Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Berau pun kembali mengamankan enam wanita tunasusila (WTS), yang diketahui beroperasi di Jalan Raja Alam I. Keenam WTS itu diamankan pukul 10.30 Wita, kemarin (20/9).

Adapun enam WTS yang diamankan Satpol PP Berau tersebut berinisial Rl (36), Kb (39), Yn (48), My (19), Ds (21), dan KT (31).

Terbongkarnya kasus praktik prostitusi liar tersebut menurut Kepala Satpol PP Berau Iramsyah melalui Kepala Seksi Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan (Binwasluh) Said Idrus, diketahui setelah adanya laporan masyarakat kepada mereka.

“Dari informasi itu, beberapa personil kami langsung melakukan pemantauan di lokasi yang dimaksud,” ungkapnya.

Guna memastikan dugaan itu, pihaknya lebih dulu meminta keenam pekerja tersebut menunjukkan surat izin usaha pijat yang mereka miliki. Namun saat diminta, keenam pekerja tersebut tidak dapat menunjukkan surat izin.

Keenam pekerja itu pun langsung diamankan ke Kantor Satpol PP Berau untuk dimintai keterangan. “Kami langsung mengamankan mereka ke kantor untuk diperiksa terkait kegiatan atau aktivitas mereka di sana. Karena kita menjaga-jaga jangan sampai ada praktik prostitusi terselubung di sini,” tambahnya.

Setelah diperiksa, seluruh pekerja itu pun diberikan pembinaan agar tidak melakukan hal yang melanggar peraturan daerah (perda) Kabupaten Berau.

“Kami dari Satpol PP meminta mereka menandatangani surat pernyataan agar tidak melakukan aktivitas itu lagi. Setelah itu akan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing,” pungkas Said Idrus. (*/sam/san/k11)

loading...
Click to comment
To Top