DPR Desak Dana Bantuan Parpol Dinaikkan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Politik

DPR Desak Dana Bantuan Parpol Dinaikkan

JAKARTA, 1/10 - PELANTIKAN ANGGOTA DPR. Suasana pelantikan anggotan Dewan Perwakilan Rakyat RI periode 2009-2014, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis (1/10).  Sebanyak 560 anggota DPR dan 132 DPD diambil sumpahnya pada pelantikan tersebut.  FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma/Koz/mes/09.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – DPR mendesak agar bantuan keuangan bagi partai politik dinaikkan. Sebab, alokasi senilai Rp 108 rupiah setiap satu suara yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah nomor 5 tahun 2009 dianggap tidak lagi relevan. Karenanya, mereka meminta agar dana bagi parpol dirasionalisasikan.

“Seratus delapan rupiah tidak masuk akal lagi. Oleh sebab itu, pemerintah wajarnya seperti apa. Apakah seperti tahun 2004 yang seribu per suara dan itu peningkatan sepulug kali lipat dibandingkan sekarang,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPR Lukman Edy saat rapat dengan Kementerian Dalam Negeri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/10).

Nyatanya, kata Lukman, Komisi II DPR mendapatkan laporan hasil Focus Group Discusion (FGD) antara Kemendagri, BPK, KPK, dan ICW bahwa disepakati untuk meningkatkan bantuan parpol agar mengurangi potensi korupsi. Jika tidak dinaikkan besarannya, kata politikus PKB itu, parpol akan menugaskan kadernya mencari uang dan rawan untuk korupsi.

“Mumpung ada momentum kesepahaman, kalau dibantu akan signifikan membantu parpol. Saya kira ini perlu didorong,” tegas dia.

Anggota Komisi II DPR Yanuar Prihatin menambahkan, negara lain memberi kontribusi bagi partai politiknya sebesar 70 persen dari anggaran partai. Sementara saat ini yang terjadi, pemerintah Indonesia hanya memberikan 1,3 persen dari kebutuhan partai.

Dalam perspektif menjamin partai politik ke depan bekerja jauh lebih baik, sehat, transparan, dan menjamin demokratisasi, peningkatan kualitas kader partai berkembang lebih cepat, peningkatan dana partai menajdi penting. “Ini tanggung jawab kita bersama,” pungkas legislator asal Jawa Barat itu. (Fajar/JPG)

loading...
Click to comment
To Top