Wacana Pengambilalihan Kursi Ketua DPR Bakal Rusak Stabilitas Politik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Politik

Wacana Pengambilalihan Kursi Ketua DPR Bakal Rusak Stabilitas Politik

JAKARTA, 1/10 - PELANTIKAN ANGGOTA DPR. Suasana pelantikan anggotan Dewan Perwakilan Rakyat RI periode 2009-2014, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis (1/10).  Sebanyak 560 anggota DPR dan 132 DPD diambil sumpahnya pada pelantikan tersebut.  FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma/Koz/mes/09.

FAJAR.CO.ID JAKARTA – Internal Golkar kembali memanas, keharmonisan usai munas Bali mulai terusik lagi lantaran Wacana mengembalikan jabatan Ketua DPR kepada Setya Novanto.

Menanggapi hal itu, Pengamat politik UIN Jakarta, Adi Prayitno mengatakan Golkar sebagai partai yang sudah mendukung pemerintah harusnya tetap solid tidak boleh ribut lagi.

“Kalau Golkar solid, DPR juga adem, pemerintah juga bisa kerja, janganlah rame-rame lagi,” ujar Pengamat politik UIN Jakarta, Adi Prayitno di Jakarta, Selasa (4/10).

Selain itu, wacana pengambilalihan kursi ketua DPR yang saat in sedang diduduki Akom, hanya akan mebuat citra Setya Novanto makin buruk

“Tak hanya itu, Setya Novanto akan dipersepsikan sebagai politikus maruk kekuasaan karena dengan vulgar mengkudeta ketua DPR saat ini,” kata Adi.

Menurut Adi, bila posisi ketua DPR yang kini dijabat Ade Komarudin benar-benar direbut, itu akan merusak citra Golkar yang sedang naik daun.

Apalagi pihaknya menilai seorang Akom tidak akan tinggal diam dengan upaya kudeta tersebut.

“Tentu Akom tak akan tinggal diam dengan para pendukungnya jika Novanto melakukan ‘kudeta’ terhadap ketua DPR,” jelasnya.

loading...
Click to comment
To Top