Diduga, Perampokan Kim Kardashian Hanya Rekayasa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Internasional

Diduga, Perampokan Kim Kardashian Hanya Rekayasa

Dikritik Keras, Kim Kardashian Malah Unggah Foto Bugil Lagi

FAJAR.CO.ID – Belum tuntas pengusutan kasus perampokan Kim Kardashian pada Senin dini hari (3/10), kabar tidak sedap muncul. Sejumlah pihak mencurigai bahwa yang terjadi pada Kim Kardashian hanya drama yang diskenario oleh bintangKeeping Up with the Kardashians (KUWTK) itu. Semakin banyak yang menilai bahwa kasus tersebut hanya sebuah rekayasa.

Sejumlah detail peristiwa yang terungkap pada Selasa (4/10) dianggap tidak masuk akal. Kecurigaan bertambah, mengingat tayangan KUWTK senantiasa mencari ’’bahan terbaru’’ untuk disiarkan. Bukan tidak mungkin peristiwa atau skenario perampokan Kim di Paris bisa menambah rating tayanganreality show yang season terbarunya akan premiere pada 23 Oktober mendatang tersebut.

Sejauh ini cerita yang diketahui publik adalah: Kim mengklaim ada lima pria masuk ke kamarnya, mengikat dia di bawah todongan senjata, mengancam membunuh sampai Kim harus memohon supaya tetap dibiarkan hidup, kemudian mengambil perhiasan senilai lebih dari USD 10 juta (lebih dari Rp 130 miliar) lalu melarikan diri dengan sepeda. Kim menelepon sang suami yang sedang manggung di New York, membuat West langsung menyudahi show-nya. Kolom di NY Daily News menyebut kasus ini begitu sempurna twist-nya. Too good to be true, tulis mereka.

Pakar investigasi personal Patricia D’Orsa-Dijamco termasuk salah seorang yang melihat ketidakberesan kasus Kim. Sejumlah pertanyaan berkecamuk di benaknya. ’’Misalnya, siapa yang lantas menemukan dia di kamar hotel? Lalu, di mana personel keamanan hotel? Semuanya masih belum jelas,’’ ujar Patricia kepada Fox News.

Selain itu, cerita mengenai masuknya lima perampok bertopeng ke kamar hotel Kim pun dipertanyakan. Media langsung heboh memberitakan kejadian tersebut begitu mendengar penjelasan dari sumber tidak dikenal. ’’Padahal, belum ada bukti nyata dari rekaman kameraCCTV hotel mengenai masuknya lima perampok,’’ ujar Patricia.

Mengingat hotel tempat Kim menginap, Hotel de Pourtales, adalah hotel supermewah, tentu membingungkan jika tidak ada CCTV. Selain itu, jika memang yang menginap adalah selebriti sekelas Kim, mengapa sistem keamanan begitu longgar?

Penunjukan sumber tidak dikenal untuk memaparkan detail kejadian juga membuat publik semakin skeptis akan kebenaran perampokan Kim. Penyebabnya, Paris dikenal memiliki sistem kepolisian dan otoritas yang cukup terstruktur. Namun, hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwajib.

Keraguan terhadap kasus Kim Kardashian juga datang dari pakar hukum Michael Levin. Ketika pertama mendengar kabar perampokan Kim, Michael tidak langsung percaya. ’’Karena serbatidak jelas, bisa jadi itu hoax yang terencana,’’ ujar Levin.

Hingga kini, pengusutan masih dilakukan di tengah kabar yang simpang siur dan informasi yang kurang lengkap. Namun, bila itu memang terbukti sebuahhoax atau skenario, Kim bisa berada dalam masalah besar. ’’Dia bisa dituduh tengah memberikan laporan palsu kepada kepolisian,’’ ujar Patricia.

Meski kasus ini belum jelas, namun polisi tetap bekerja menyelidikinya. Saat ini mereka memburu para perampok itu. Wali Kota Paris Anne Hidalgo turut menyatakan simpatinya. ”Saya menyayangkan peristiwa itu. Saya berharap Kim baik-baik saja. Anda dan keluarga akan selalu diterima di Paris,” ucap Hidalgo sebagaimana dikutip LA Times. (Fajar/JPG)

loading...
Click to comment
To Top