Prihatin… Menaker Bakal Pantau Langsung Kondisi BLK Internasional di Pangkep – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Prihatin… Menaker Bakal Pantau Langsung Kondisi BLK Internasional di Pangkep

dsc_7184

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Internasional oleh Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker) telah rampung pengerjaannya dilahan seluas 4 hektare lebih milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep, di Kecamatan Mandalle.

Namun, kondisi tersebut belum ditindaklanjuti lagi khususnya perampungan infrastruktur didalamnnya, seperti peralatan kursus dan sistem struktur organisasinya. Bupati Kabupaten Pangkep H Syamsuddin A Hamid memaparkan langsung kondisi tersebut kepada Menteri Tenaga Kerja RI, M Hanif Dakhiri, usai mengikuti kegiatan diskusi bertaraf internasional di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan.

Menteri Tenaga Kerja RI, M Hanif Dakhiri yang dimintai tanggapannya terkait hal tersebut mengakui, akan mengecek langsung kondisi tersebut. ” Itu pembangunan BLK adalah peninggalan pemerintahan sebelumya, tapi saya akan kroscek. Bahkan akan memantau langsung kondisi BLK Internasional itu,” singkatnya.

Kehadiran BLK, kata Hanif, sejalan dengan kebutuhan industri. Olehnya itu, meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat khususnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sangat penting dilakukan. Pengembangan SDM melalui BLK Internasional sangat penting untuk menunjang daya saing tenaga kerja terlebih di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

MEA memberikan dampak terhadap perekonomian Indonesia baik dari sisi perputaran barang dan jasa, termasuk di dalamnya pada aspek ketenagakerjaan. Sebagai bangsa yang besar dengan potensi kekayaan alam serta keanekaragaman hayati yang melimpah, Ia berharap Indonesia mampu memainkan peran penting dalam pergulatan perdagangan bebas barang dan jasa di kawasan ASEAN.

Terkait kondisi BLK Internasional itu, Bupati dua periode itu menjelaskan, BLK Internasional itu adalah program dari pemerintah pusat. Pemerintah daerah hanya menyiapkan lahannya, saat ini kendati infrastruktur bangunan pendukung sudah rampung tapi sejumlah peralatan dan mesin untuk dipelajari siswa belum ada. Keberadaan BLK Internasional ini merupakan satu-satunya di kawasan timur Indonesia.

Dari data yang dihimpun, pembangunan BLK Internasional selama tiga tahun itu telah menghabiskan Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN sebesar Rp15 miliar. Dimana tujuan pembangunannya untuk menghasilkan tenaga tenaga yang terampil, proposional dalam bidangnya dan dapat bekerja di luar negeri. (Fajar/ade)

loading...
Click to comment
To Top