Tidak Hanya Menistakan Al-Maidah 51, Ahok Juga Dianggap Menghina Pancasila – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Pilkada

Tidak Hanya Menistakan Al-Maidah 51, Ahok Juga Dianggap Menghina Pancasila

FAJAR.CO.ID JAKARTA – Gubernur DKI Basuki T Purnama alias Ahok dianggap sudah bertindak keterlaluan.

Pernyataannya dalam sebuah video yang menyebut umat Islam dibohongi oleh Surat Almaidah ayat 51 yang melarang memilih pemimpin non-muslim langsung memicu reaksi keras.

Merespon video tersebut, Pemuda Muhammadiyah bahkan akan melaporkan gubernur yang beken disapa dengan panggilan Ahok itu ke polisi.

Menurut Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman menyatakan, Ahok telah membuat pernyataan yang menista Islam.

“Ahok telah menghina agama Islam dengan menggunakan kata dibodohi oleh isi Al Quran. Itu sama saja dengan melecehkan kitab umat Islam,” ujar Pedri kepada, Kamis (6/10) petang.

Pedri menambahkan, ucapan Ahok tidak hanya menistakan Islam. Sebab, pernyataan itu juga menghina Pancasila yang menjunjung tinggi keragaman.

“Siapa pun orangnya dan apa pun agamanya wajib menjunjung tinggi kebhinekaan yang sudah menjadi kesepakatan bersama untuk keutuhan NKRI tercinta ini. Tiada tempat bagi tindakan penistaan agama di republik ini,” katanya.

Untuk itu Pemuda Muhammadiyah akan melaporkan Ahok ke Polda Metro Jaya, Jumat (7/10).

“Kami bersama organisasi otonomi lain di Muhammadiyah akan melaporka Ahok ke polisi,” tegasnya.

Seperti diketahui dalam sebuah video dari Diskominfomas DKI, Ahok saat beraudensi dengan warga Kabupaten Kepulauan Seribu, Kamis pekan lalu (28/9) mengatakan, sebenarnya tak masalah baginya jika warga tak memilihnya.

Namun, kata Ahok, warga yang tak memilihnya karena ketentuan Surat Almaidah 51 berarti dibodohi.

“Kalau bapak ibu gak bisa pilih saya karena dibohongi dengan surat Al Maidah 51, macem-macem itu. Kalau bapak ibu merasa gak milih neh karena saya takut neraka, dibodohin gitu, ya gak apa-apa,” ujar Ahok dalam video tersebut. (Fajar/Jpnn)

loading...
Click to comment
To Top