Pemilih Muslim di Jakarta 90 Persen, LSI Prediksi Gerakan Anti Ahok Makin Besar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Pilkada

Pemilih Muslim di Jakarta 90 Persen, LSI Prediksi Gerakan Anti Ahok Makin Besar

JAKARTA – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) kembali merilis temuannya tentang elektabilitas calon pada pilkada DKI Jakarta.

Merujuk pada riset LSI pada akhir September lalu, ada titik lemah yang bisa membuat duet incumbent Basuki T Purnama-Djarot S Hidayat (Ahok-Djarot) tumbang oleh pesaing mereka.

Peneliti LSI Ardian Sopa mengungkapkan, faktor sentimen agama bisa membuat duet yang diusung PDIP, Golkar, Hanura dan NasDem itu tersingkir dari kontestasi pilkada DKI.

“Pasalnya, pemiluh muslim yang anti Ahok semakin meningkat,” ujar Ardian di kantor LSI, Rawamangung, Jakarta Timur, Jumat (7/10).

Ardian mengatakan, pemilih muslim yang tak ingin memiliki gubernur non-Islam muslim meningkat dari 40 persen pada Maret 2016 menjadi  55 persen pada September 2016.

“Padahal pemilih Muslim sekitar 90 persen dari populasi pemilih Jakarta,” kata Ardian.

Sentimen anti-Ahok dari pemilih muslim ke depan, kata Ardian, selalu berpotensi meningkat.

Terlebih lagi ada dua momen yang membuat pemilih dari kalangan muslim menjauhi Ahok.

Pertama adalah imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar umat Islam tidak memilih calon gubernur non-muslim.

Kedua, ucapan-ucapan Ahok yang sering mengutip Surat Almaidah ayat 51 tentang larangan memilih pemimpin yang bukan Islam membuatnya semakin dijauhi pemilih muslim.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top