Pemilik Samsung Note 7 Panik, HP Panas dan Berasap, Penumpang Pesawat Tegang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Teknologi

Pemilik Samsung Note 7 Panik, HP Panas dan Berasap, Penumpang Pesawat Tegang

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – September lalu, Samsung menyatakan akan menarik ulang Samsung Galaxy Note 7 mereka yang meledak saat atau setelah di charge. Namun, keputusan itu sepertinya dibatalkan dengan menyebutkan kalau mereka sudah menemukan masalahnya dan memperbaiki kerusakan itu.

Mereka pun menyatakan handset Galaxy Note 7 sudah aman untuk digunakan. Tetapi, sepertinya itu tidak berlaku buat Galaxy Note 7 milik Brian Green. Warga Amerika Serikat itu terkejut bukan kepalang dan langsung melemparkan smartphone mahal tersebut ke lantai.

Itu dilakukan ketika ponselnya tiba-tiba panas dan mengeluarkan asap. Bukan hanya Green yang terkejut, puluhan orang lain pun ikut shock. Pasalnya, kejadian itu berlangsung di atas pesawat Southwest Airlines. Untungnya saat itu pesawat baru akan terbang. Penerbangan pun dibatalkan sesaat setelah insiden berlangsung.

Sedianya, pesawat akan terbang dari Louisville, Kentucky, menuju Baltimore, Maryland, Kamis (6/10). Namun, penerbangan ditunda dan seluruh penumpang diminta turun dari pesawat.

”Kami sedang bekerja sama dengan otoritas setempat dan Southwest atas masalah tersebut,” ujar Samsung dalam pernyataan resminya. ”Bagitu penyelidikan atas perangkat itu selesai, kami akan membaginya kepada publik,” sambungnya.

Dijelaskan juru bicara Southwest Airlines kepada BBC, seorang penumpang melaporkan kalau ponsel penumpang lain mengeluarkan asap. ”Kami langsung mengevakuasi penumpang dan kru. Semua sekarang dalam keadaan selamat,” katanya.

Pemilik ponsel itu, Green mengatakan kepada Jordan Golson dari media The Verge, kalau dia membelinya pada 21 September. Klaim Green dia membeli ponsel yang pada kemasan luar terdapat simbol kotak hitam. Kotak hitam itu adalah tanda kalau ponsel yang dibelinya merupakan ponsel bebas masalah ledakan.

”Saat itu, HP dalam keadaan mati dan tidak sedang di-charge. Ponsel saya letakkan di saku. Namun, tiba-tiba ponselnya panas,” kata Green. Ditambahkan Green, dia langsung mengambil ponsel itu dan melemparkannya ke lantai pesawat. ”Kemudian dari ponsel muncul asap hijau yang banyak. Asapnya terlihat marah,” katanya. (*/tia)

To Top