Polisi Jelaskan Kenapa Korban Kanjeng Dimas di Makassar Takut Melapor – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Polisi Jelaskan Kenapa Korban Kanjeng Dimas di Makassar Takut Melapor

suasana pandepokan kanjeng dimas di Makassar

suasana pandepokan kanjeng dimas di Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Upaya polisi untuk mencari bukti-bukti terbaru dugaan pembunuhan dan penggandaan uang oleh Kanjeng Dimas terus dilakukan. Terbaru, Polisi mendatangi rumah eks padepokan Kanjeng di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Makassar, Kamis (6/10/2016). Namun, polisi tidak membawa barang apapun dari rumah milik Marwah Daud Ibrahim itu.

Polisi hanya sempat memotret beberapa bagian rumah. Foto itu akan diserahkan penyidik ke Polda Jatim sebagai laporan, dan selanjutnya Polda Jatim akan melayangkan panggilan ke Marwah dan suaminya, Ibrahim Taju.

Penyidik Polda Jatim juga sudah menyelesaikan pemeriksaan sembilan saksi dan pengambilan barang bukti di kediaman almarhumah Najemiah, terkait laporan penipuan dan pengandaan uang oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi, sejak 2013-2015.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, memasuki enam hari sejak posko pengaduan korban Dimas Kanjeng Taat Pribadi dibuka di Polda Sulsel, belum ada satupun korban yang melapor. Padahal, Polda Jatim mencatat, ada sekitar 3.000 orang Sulsel menjadi pengikut Kanjeng.

“Bisa saja mereka malu. Jadi ada faktor privasi dan psikologi,” ujar Barung.

Namun kata Barung, 3.000 orang itu belum bisa disebut korban. Bisa saja 3.000 orang tersebut sebagian hanya ikut-ikutan, atau hanya datang mendengarkan saja dan sebagiannya juga ada yang menyetor uang. (fajar/ksa-taq)

loading...
Click to comment
To Top