Ini Strategi Agar Partai Idaman Bisa Ikut Pemilu 2019 – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Politik

Ini Strategi Agar Partai Idaman Bisa Ikut Pemilu 2019

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Islam Damai dan Aman (Idaman) Ramdansyah mengaku legowo, karena partai yang dinakhodai oleh Rhoma Irama tersebut tidak lolos dalam verifikasi badan hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

“Dianggap tidak lolos ya kita terima,” ujar Ramdansyah saat dihubungi, Sabtu (8/10).

Kendati demikian, seluruh kader Partai Idaman mengaku kaget dan kecewa dengan keputusan dari lembaga yang dikepalai oleh Yasonna Laoly tersebut.

Sebab ungkap Ramdansyah, seluruh kader telah berjuang untuk memenuhi semua persyaratan yang diajukan oleh Kemenkumham. “Secara kasat mata kita potensi (lolos),” katanya.

Setelah dinyatakan tidak lolos, Partai Idaman lanjut Ramdansyah akan mengakuisisi partai lain yang sudah memiliki badan hukum. Sehingga partai besutan Rhoma Irama bisa ikut serta dalam hajat demokrasi terbesar Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Kata dia, jika sudah mengakuisisi partai lain yang sudah memiliki badan hukum,  verifikasi hanya dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), tidak perlu dari Kemenkumham. “Nanti kita tinggal ikut verivikasi KPU saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menkumham Yasonna Laoly mengatakan telah merampungkan verifikasi badan hukum terhadap sejumlah partai politik baru yang ingin meramaikan Pemilu 2019 nanti. Sayangnya, Partai Idaman bentukan Raja Dangdut Rhoma Irama, tidak lolos.

Selain Partai Idaman, ada tiga partai baru lainnya yang dinyatakan tidak lolos verifikasi, yakni Partai Rakyat, Partai Rakyat Berdaulat, dan Partai Kerja Rakyat Indonesia. Sedangkan partai yang lolos verifikasi adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) besutan Grace Natalie.

Dijelaskan Yasonna, empat partai dinyatakan gagal dalam proses verifikasi karena terbentur beberapa persyaratan, seperti kepengurusan belum mencukupi, status kantor partai politik dan persyaratan administrasi lainnya.

Sekadar informasi, Partai Idaman pertama kali dideklarasikan pada Juli 2015 lalu. Sebagai bentuk keseriusan, pada Oktober 2015, Rhoma Irama kemudian mengumumkan susunan pengurus inti Partai Idaman di Tugu Proklamasi. (Fajar/JPG)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top