Komunitas Advokat Muda Ahok-Djarot Laporkan Akun Milik SBY ke Polda Metro Jaya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

Komunitas Advokat Muda Ahok-Djarot Laporkan Akun Milik SBY ke Polda Metro Jaya

664xauto-kebencian-agama-meningkat-di-media-sosial-150213r

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tak mau terus-terusan jagoannya dipojokkan, Komunitas Advokat Muda Ahok-Djarot (Kotak Adja) resmi melaporkan pemilik akun facebook Si Buny Yani (SBY) ke Polda Metro Jaya. Akun SBY dituding telah memfitnah Ahok terkait video yang diunggahnya di Youtube.

Rombongan Kotak Adja melapor ke Polda Metro Jaya Jumat (7/10) malam. Ketua Kotak Adja, Muannas Alaidid mengatakan, akun milik SBY itu diduga telah menyebarkan potongan video Ahok,  sehingga menimbulkan polemik dimasyarakat.

“Kami melaporkan dengan dugaan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 28 ayat 2 Jo. Pasal 45 ayat 2 UU No 11 Tahun 2008 Tentang ITE dengan ancaman pidana 6 Tahun Penjara,” kata Muanas dalam keterangannya, Sabtu (8/10).

Menurut Muanas, peristiwa ini harus didorong ke arah ranah hukum sehingga polemik tidak berkelanjutan dan sumber masalah menjadi jelas.

Selain itu, kata Muanas, ia melihat adanya pengunggahan video viral di media sosial facebook secara tidak utuh dan sepotong-sepotong, sehingga menimbulkan multitafsir dan kesalahpahaman. 

“Ini jelas sebagai upaya propaganda dan adu domba antar umat sehingga menumbuhkan kebencian,” ujar Muanas. 

Kotak, lanjut Muanas, melihat adanya niat jahat mens rea dari akun SBY. Sebab, telah memotong video Ahok dan telah menyulut keresahan terkait statemen Surat Almaidah ayat 51. “Dengan melaporkan ini harapan kami polisi bisa mendalami apakah ada niat jahat dari pelaku,” katanya. 

Muanas mengungkapkan, berdasar hasil penelusuran pihaknya, ia menduga penyebaran video tersebut sangat kental bermuatan politis menjelang pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. 

“Ternyata akun SBY ini juga menyebarkan form registrasi salah satu pendukung pasangan calon gubernur di Pilkada DKI. Artinya yang bersangkutan adalah pendukung salah satu pasangan calon, sehingga pengunggahan video ini merupakan salah satu upaya black campaign terhadap pasangan Ahok Djarot,” kata Muanas.

Terkait peristiwa tersebut, Kotak Adja berharap warga DKI khusus umat Islam tidak terpancing dan terprovokasi dan tetap obyektif menyikapi sehingga pelaksanaan pilkada 2017 nanti dapat berjalan dengan aman dan lancar. (Fajar/rmol/JPG)

loading...
Click to comment
To Top