Sudah Bersalah, Janda Cantik Ini Justru Nggak Mau Ngomong, Polisi: Mau Jadi Pahlawan Mungkin – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Sudah Bersalah, Janda Cantik Ini Justru Nggak Mau Ngomong, Polisi: Mau Jadi Pahlawan Mungkin

DIAMANKAN: Kapolsek Muara Wahau AKP Sukirno (kiri) mengamankan tersangka pengedar narkoba (perempuan tengah) beserta barang buktinya di Mapolsek Muara Wahau.

DIAMANKAN: Kapolsek Muara Wahau AKP Sukirno (kiri) mengamankan tersangka pengedar narkoba (perempuan tengah) beserta barang buktinya di Mapolsek Muara Wahau.

FAJAR.CO.ID, SANGATTA – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial Yn (32) alias Yanti diamankan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Wahau, Jumat (7/10) lalu di Perumahan Afdeling Romeo, PT KED, Desa Dabeq, Kecamatan Muara Wahau, Kutim. Warga Jalan Sengkawit, Desa Bulungan, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan tersebut kedapatan memiliki narkoba jenis sabu-sabu.

Tak tanggung-tanggung, Polsek Wahau menyita sabu sebanyak 16 poket seberat 12,78 gram dari tanggan wanita berkulit sawo matang yang telah lama menjanda tersebut. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lainnya, seperti timbangan elektrik dan puluhan plastik klip.

Kapolres Kutim AKBP Rino didampingi Kapolsek Wahau AKP Sukirno menerangkan, terungkapnya kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang diterima pihaknya Jumat (7/10) sekira jam 10.00 wita, bahwa di areal Afdeling Romeo PT KED, Desa Dabeq, Muara Wahau akan terjadi transaksi jual beli sabu-sabu.

Atas informasi tersebut, selanjutnya jajaran Polsek Wahau yang dipimpin langsung oleh AKP Sukirno kemudian melaksanakan penyelidikan. Setelah melakukan pengintaian, polisi mendapatkan adanya gerak gerik mencurigakan dari seorang perempuan di tempat kejadian perkara (TKP) dimaksud.

Alhasil, sekira pukul 16.00 wita, petugas Polsek Wahau langsung bergerak cepat dengan melakukan penangkapan terhadap tersangka Yn. Setelah dilakukan pengeledahan, polisi mendapati barang bukti berupa 16 poket yang diduga narkotika jenis sabu seberat 12,78 gram beserta pelastiknya. (lengkap lihat grafik).

Selanjutnya tersangka beserta barang buktinya, kemudian langsung dibawa dan diamankan ke kantor Polsek Muara Wahau untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. “Tersangka masih kita periksa intensif,” kata Kapolres kepada Radar Kutim, Sabtu (8/10) kemarin.

Lebih lanjut, AKP Sukirno mengatakan, kepada pihaknya tersangka masih engan membeberkan asal muasal barang haram tersebut. Termasuk siapa-siapa saja yang berada di belakang tersangka dan sudah sejak kapan bersangkutan mengedarkan sabu-sabu.

“Tersangka ini masih memilih bungkam. Tersangka ini mau jadi pahlawan mungkin, maknya dia ngak mau ngaku. Tapi apapun itu, tersangka tetap akan kita proses secara hukum,” sebutnya tegas.

Kendati demikian, pihak Polsek Wahau menduga bahwa tersangka sudah sejak setahun terakir mengedarkan sabu-sabu. Adapun barang tersebut, diduga diperolehnya dari seorang bandar sabu yang berada di Kabupaten Bulungan. “Tapi kasus ini masih terus kita selidiki dulu,” katanya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di mata hukum, tersangka terancam dijerat dengan pasal 112 jo pasal 114 UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana kurungan 15 tahun penjara. (drh/prokal)

DATA BARANG BUKTI

1.         16 poket narkotika jenis sabu seberat 12,78

2.         Satu buah dompet kecil warna biru tempat menyimpan sabu

3.         Satu buah kantong kecil tempat menyimpan dompet yangg berisi shabu

4.         Dua unit handphone merek Aldo dan Evercross

5.         Satu unit timbangan elektrik warna hitam

6.         48 lembar plastik klip kecil

Sumber: Polsek Muara Wahau

To Top