Jokowi Bentuk Tim Khusus Berantas Pungli – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Jokowi Bentuk Tim Khusus Berantas Pungli

presiden-jokowi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa dirinya baru saja membentuk tim khusus, Selasa (11/10). Tugas tim itu memberantas pungutan liar alias pungli. Menurut Jokowi -sapaan akrabnya- tim itu merupakan bagian dari upaya reformasi hukum. Dalam rangka itu pula pemerintah menggelar Operasi Pemberantasan Pungli (OPP).

Jokowi mengatakan hal itu usai melihat langsung hasil operasi tangkap tangan (OTT) Polda Metro Jaya di Kementerian Perhubungan, Selasa (11/10) sore. Dalam operasi itu polisi menangkap basah oknum Kemenhub yang melakukan pungli perizinan untuk operasi kapal.

“Baru saja setengah jam yang lalu, saya rapat mengenai reformasi hukum. Dan tadi kami putuskan Operasi Pemberantasan Pungli. Baru saja dibicarakan, rapat selesai, saya dapat laporan dari Kapolri bahwa ada OTT  di Kemenhub,” kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI itu menambahkan, dirinya mendapat laporan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian soal OTT pungli di Kemenhub. Nilai pungutannhya antara ratusan ribu hingga jutaan rupiah. “Ini pungli untuk pengurusan rumput  laut dan juga surat kapal yang punglinya berbeda-beda. Ada yang ratusan ribu dan jutaan rupiah,” katanya.

Jokowi menerangkan, tim ini ke depannya akan memantau semua kejanggalan pada setiap kementerian mengenai adanya pungutan liar. Ia mewanti-wanti agar jangan sampai ada pungli lagi dalam layanan publik.

“Saya perlu peringatkan kepada seluruh lembaga dan instansi, setop jangan pungli. Hentikan jalannya pungli. Terutama pelayanan kepada masyarakat. Setop hentikan. Karena sekarang ada OPP,” katanya.

Jokowo memang geram. Terlebih, baru saja ia membahas upaya pemberantasan pungli. “Baru saja dirembuk selesai sudah kejadian seperti ini. Saya perintahkan Kemenhub dan Kemenpan RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) kalau ada yang main pungli , langsung pecat yang berhubungan dengan ini,” tandas dia. (Fajar/jpnn)‎

loading...
Click to comment
To Top