Demi IPK, Lebih 12 Mahasiswi Rela Dinikahi Siri Dosen Ganteng – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Demi IPK, Lebih 12 Mahasiswi Rela Dinikahi Siri Dosen Ganteng

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Berdalih bakal memberi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) bagus, Donjuan, 49, berhasil menikahi siri mahasiswi baru. Sebagai istri, Karin, 45, sudah tahu aksi Donjuan yang berlangsung hampir 10 tahun lebih.

Karin sadar bila suaminya sudah memiliki bakat playboy. Sejak awal menikah, Karin seringkali memergoki suaminya kencan dengan wanita lain.

“Saya sudah lelah sebenarnya, tapi kalau saya pisah ya eman juga. Lha wong saya tidak kerja, terus saya mau hidup dari mana lagi kalau tidak dapat jatah uang dari suami,” kata Karin saat mengajukan sidang waris di Pengadilan Agama (PA), klas 1A, Selasa (11/10).

Berdalih mempertahankan hidup nyaman dengan Donjuan, Karin mengaku sudah tutup hati dan telinga soal kemesraan suaminya dengan para selingkuhnya. Warga perumahan Wiguna, Rungkut itu menyatakan kalau suaminya terbilang playboy kakap untuk merayu mahasiswa-mahasiswa baru.

Tentunya, sebagai dosen di kampus swasta ternama di Surabaya, Donjuan punya banyak trik untuk menggoda anak-anak muda di kampusnya. “Suami saya itu ganteng, gagah. Mesti cari perhatiannya mudah sama mahasiswa baru. Ya maba lah apalagi yang dari desa. Digoda dikit dah mau nikah siri,” kata Karin. 

Menurutnya, jumlah istri siri Donjuan yang berstatus mahasiswa lebih dari 12 orang. Beberapa dari mereka sudah putus dengan suaminya. Sebab, mereka sadar tidak mungkin menikah dengan Donjuan yang beristri.

Sebagai istri, Karin kadang kasihan dengan para maba yang jadi korban Donjuan. Karena Donjuan begitu gampang melepas dan mengucapkan pisah pada para maba yang sudah semester lima ke atas.

“Saya tidak tahu bagaimana suami pisah sama mereka, tapi biasanya setahun lagi suami sudah ganti maba lagi,” kata Karin.

Karin menyatakan sudah berkali-kali dirinya dilabrak istri siri dan keluarga mereka. Akan tetapi, ketika Karin membalikkan fakta bila anak mereka mau dinikahi demi IPK. Endingnya, orang tua mereka pun ngalah dan membiarkan proses hidup mereka.

“Kalau marah ya sudah sering, saya cakar-cakar juga sering. Tapi, gimana lagi, saya dan suami sudah janji tidak akan berpisah. Besoknya saya sudah baikan sama suami,” kata ibu tiga anak itu.

Meski tahu suaminya sering bolak-balik nikah siri, Karin cuek bebek. Akan tetapi, Karin tak pernah mau ambil pusing dan memilih mengolah harta warisan suaminya.

“Dari awal sudah saya biarkan saja. Yang penting saya dikasih uang bulanan, ini semua warisan sudah saya ganti nama saya. Makanya, suami tidak bisa berbuat apa-apa, lha rumah, mobil atas nama saya kok,” kata Karin.

Sementara itu, pengacara Karin, Abdul Kadir menyatakan kalau warisan yang sudah diatasnamakan Karin mencapai Rp 7 miliar. Warisan itu meliputi harta warisan orang tua dan asset-aset Donjuan selama bekerja sebagai dosen dan bisnis sepatu sport. “Silakan selingkuh aja. Yang penting uang cair bos,” kata dia. (Fajar/jpg)

loading...
Click to comment
To Top