Gila..!! Di Daerah Ini Obat Aborsi Dijual Bebas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Gila..!! Di Daerah Ini Obat Aborsi Dijual Bebas

aborsi

FAJAR.CO.ID MALANG – Selama September lalu, di Malang Raya ada tiga orok yang dibuang. Diduga

bayi tersebut adalah korban hubungan bebas di luar nikah.

Namun, banyaknya bayi yang dibuang Itu juga buntut dari mudahnya mendapatkan pil penggugur kandungan sehingga banyak praktik hubungan pranikah.

Dari penelusuran yang dilakukan, ternyata mendapatkan pil aborsi di daerah ini tak terlalu sulit.

Cukup dengan mendatangi salah satu dokter langsung bisa mendapatkan resep. Tentu dengan berpura-pura bahwa pacar telah hamil.

Setelah dinasihati soal agama dan sebagainya, dokter tersebut setuju untuk memberikan selembar kertas resep guna membeli pil merek tertentu di salah satu apotek yang telah ditentukan.

Harganya cukup murah, Rp 35 ribu per butir. Dia meyakinkan bahwa pil G itulah yang manjur untuk aborsi.

Di apotek yang ditunjuk oleh dokter tersebut, ternyata apoteker tidak begitu paham dengan kode yang dibuat sang dokter.

Akhirnya, resep itu diberikan kepada pemilik apotek. Selang beberapa menit, pemilik apotek keluar dari ruangannya dan memandangi si pembeli dengan agak curiga.

Setelah itu, baru dia mengeluarkan pil G sesuai dengan resep dokter.

Pada awal September lalu, awak media Rada Malang (Fajar Grup) ini kembali menuju dokter yang sama.

Dengan alasan yang sama, ingin menggugurkan kandungan pacar, wartawan koran ini meminta resep. Dengan respons yang sama pula, dokter tersebut kemudian memberikan resep dengan santainya.

Hanya, jenis pil aborsi yang tertulis di resep itu berbeda dengan yang dicantumkan di resep pertama. Kali ini kode pil tersebut F dan T.

Saat memberikan resep itu, sang dokter dengan terang-terangan meminta resep tersebut diberikan langsung kepada pemilik apotek.

Tidak boleh hanya diberikan kepada apoteker di apotek. “Biar apoteker di sana nggak ada yang curiga. Dan bilang untuk menggugurkan kandungan,” pesan dokter lelaki itu.

loading...
Click to comment
To Top