Udah Mirip Game GTA, Enam Pemuda Mabuk Ini Gegerkan Kelapa Dua – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Udah Mirip Game GTA, Enam Pemuda Mabuk Ini Gegerkan Kelapa Dua

FAJAR.CO.ID SORONG – Enam preman mabuk berulah di wilayah Kepala Dua, Malanu, Selasa (11/10) pukul 11.30 WIT.

Karena ulah para preman itu, seorang penjual mie pangsit keliling serta dua orang sopir angkot dan seorang anggota TNI mengalami luka berat.

“Pertama mereka palak mas penjual mie pangsit keliling, terus ada TNI yang dipukul kepalanya, langsung mereka lari dan hantam kaca 2 angkot jalur E yang lagi berhenti di sini (di Kelapa Dua,red),” kata salah satu warga, Winarno, kepada Radar Sorong (Fajar Group).

Menurut dia, kejadian bermula saat enam pria yang terpengaruh Miras itu melakukan pemalakan di sekitar Malanu, belakang Lokalisasi.

Tiga orang pria menghentikan Winarno yang merupakan korban pedagang mie pangsit keliling. Sementara tiga pelaku lainnya masuk ke sebuah kios.

Saat pelaku meminta sejumlah uang, Winarno tidak memberikan dengan dalih belum mendapat uang.

Dengan sigap 2 pria memegang tangan Winarno. Sedangkan 1 pria menghantam korban dengan botol minuman.

Selanjutnya, pelaku mengambil HP, uang dan tiga toples ayam suwir di kerombong dagangan Winarno.

“Habis ambil uang, HP, ayam mereka langsung lari, jadi saya kejar,” katanya usai membuat laporan polisi.

Saat kejadian itu berlangsung, ada salah satu anggota TNI yang melihat. Namun, dia malah menjadi sasaran para pelaku.

Anggota TNI ini dihantam balok oleh salah satu pria. Usai menghantam kepala anggota TNI, keenam pria tersebut berlari menuju wilayah Kepala Dua.

Melihat angkot jalur E bernopol PB 7453 S dari arah Pasar menuju Malanu yang tengah menurunkan penumpang, para pemuda lantas kembali melakukan penodongan dengan membawa sebilah pisau.

Tak butuh waktu lama, kaca angkot pun dihantam dengan vas bunga yang terbuat dari beton.

Angkot bernopol DS 7338 HB yang tengah melaju dari arah Malanu menuju Pasar Remu pun mengalami hal serupa.

Tanpa banyak berbicara, para pemuda yang terpengaruh Miras menghantam kaca mobil dengan kunci tipe 26.

“Mereka langsung lari ke arah gunung, pas lihat tentara yang mereka pukul ada kejar,” kata salah satu warga Willem.

Kapolres Sorong Kota, AKBP Edfrie R Maith mengaku telah mengamankan barang bukti (BB) 2 unit angkot. Pelaku yang diduga berjumlah 6 orang sementara masih dalam pengejaran. “Kami sudah kantongi identitas mereka,” katanya.

Terkait masih tingginya kasus peremanisme di Kota Sorong, Kapolres menghimbau warga untuk tetap waspada.

Serta segera melaporkan jika ada indikasi tindak kriminal. Ia juga menyarankan warga untuk memiliki call center Pos Polisi terdekat.

“Patroli terus kami lakukan, tapi tindak kejahatan kan tidak bisa diprediksi waktunya. Jadi kami minta warga untuk jadi polisi bagi diri sendiri,” imbau Edfrie. (Fajar/Jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top