Diajak Mau, Dicium Mau, Dipermak Mau, Ternyata DL Masih SD: Kalau Hamil Aku Tanggung Jawab – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Diajak Mau, Dicium Mau, Dipermak Mau, Ternyata DL Masih SD: Kalau Hamil Aku Tanggung Jawab

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, SAMPIT – Mungkin bosan dengan dengan manggis, pengen lagi rasa durian. Begitu menggambarkan kelakuan Rocky Widi Sulastyo alias Tyo. Pria beristri ini bukannya puas dengan pasangannya, malah ingin lagi icip yang berbeda. Parahnya, partner “perang keringatnya”, DL bukan perempuan sebaya, melainkan bocah ingusan yang masih duduk di bangku kelas VI sekolah dasar!

Tyo bahkan sudah menggarap bocah selingkuhannya itu hingga belasan kali.

Perbuatan Ricky akhirnya terbongkar. Dia pun dilaporkan ke polisi dan kini harus bersiap menjadi pesakitan.

Meski demikian, Ricky seakan tak menyesal dengan perselingkuhan dan tindakan asusila yang dilakukannya. Setidaknya itu terlihat saat dia dihadapankan dengan jaksa penuntut oleh penyidik unit PPA Satreskrim Polres Kotim, Senin (10/10) atas kasus pencabulan yang ia lakukan.

Bahkan kepada JPU Kejari Kotim Dewi Khartika, sang satpam itu mengaku masih memendam cinta dengan pelajar SD yang kini mempolisikannya.

“Saya enggak tahu kalau dia anak-anak, karena tubuhnya besar. Ternyata terakhir saya ketahui, dia masih pelajar SD,” kilahnya tersangka dibincangi Kalteng Pos.

Pria berusia 29 tahun itu mengungkapkan, pertama kali dia berkenalan dengan bocah selingkuhannya itu sekitar Juni 2016 lalu melalui pesan singkat. Saat itu, Ricky mengaku sebagai Tyo.

Komunikasi pun terus berlanjut, hingga akhirnya kedua insan beda generasi itu sepakat berjanji untuk bertemu pada 18 Juli 2016 di PT KMA selatan.

Kemudian pada 20 Juli, Ricky kembali mengajak sang bocah jalan-jalan ke menara api di Blok B PT KMA Selatan. Di situlah, dia mulai melancarkan aksinya dengan menciumi pipi, bibir dan leher korban serta mengajaknya bersetubuh.

Karena sudah merasa saling cinta, menurut Ricky, korban tidak menolak ajakan tersangka. Dengan beralaskan jaket, korban berhasil ia setubuhi.

“Kalau kamu hamil, saya tanggung jawab,” kata Ricky mengulang janjinya kepada korban saat itu.

Tidak sampai di situ, lantaran terus ketagihan, pria berbadan tinggi tegap itu kembali mengajak korban bertemu. Dan setiap pertemuannya, dia selalu berhasil menyetubuhi bocah lugu tersebut.

Hingga 10 Agustus, setidaknya telah 4 kali Ricky berhasil melampiaskan nafsunya kepada korban.

Pertemuan-pertemuan selanjutnya terus terjadi. Hingga pada 13 Agustus keduanya bertemu lagi korban diajak jalan-jalan menuju Desa Tangar. Di salah satu perumahan karyawan, korban disetubuhi tujuh kali, hingga terakhir disetubuhi pada 14 Agustus 2016.

Setelah puas, bukannya mengantar korban pulang. Tersangka malah meninggalkan korban di Tangar dengan alasan ingin mencari bensin. Hingga akhirnya korban menghubungi orang tuanya yang sudah mencarinya itu, menjemputnya bersama polisi.

Kepada media ini tersangka mengaku berselingkuh lantaran sering cek-cok dengan istrinya. Namun kini, menurutnya istrinya masih memaafkannya.

“Waktu kejadian itu, istri ada di kebun juga. Namun ia tidak tahu, saya diam-diam saja, karena waktu itu saya sedang bertengkar dengan istri,”pungkas pria yang dijerat dengan padal 81 ayat (2) UU nomopr 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak tersebut.(fajar/nac/bud)

loading...
Click to comment
To Top