Mentan Andi Amran Dikukuhkan sebagai Tokoh Kawasan Timur Indonesia – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Mentan Andi Amran Dikukuhkan sebagai Tokoh Kawasan Timur Indonesia

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA Mentan Andi Amran Sulaiman dikukuhkan sebagai tokoh Kawasan Timur Indonesia pada Rapat Koordinasi Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indonesia (KPTN-KTI) di Samarinda, Kalimantan Timur. 
 
Pengukuhan tersebut, dilakukan oleh Ketua Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indonesia (KPTN-KTI) Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si.
 
Pertemuan KPTN-KTI sendiri diprakarsai oleh Menteri Pertanian dan disambut baik oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri di Kawasan Indonesia Timur yang mempunyai mandat bidang Pertanian.
 
“KPTN-KTI ini dimaksudkan untuk menghimpun potensi yang dimiliki masing masing Perguruan Tinggi untuk secara bersama sama dengan Kementerian Pertanian meningkatkan kontribusinya guna pencapaian swasembada pangan di kawasan timur Indonesia lebih lanjut” Ujar Rektor Universitas Mulawarman, Prof, Dr. HJ. Masjaya, dalam sambutannya di hadapan para Rektor, Wakil Rektor Universeitas se Indonesia Timur. 
 
Lebih lanjut Masjaya Berharap, dengan kerjasama semua pihak swasembada pangan Bumi Borneo akan tercapai, bahkan akan mengekspor ke negara sekitar.
 
Ikut Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak, Menegskan, Kalimantan Timur akan ikut berupaya meningkatkan produkis dan daya saing. 
 
“Indonesia Timur adalah andalan pembangunan ke depan” tegasnya. “Sebagai daerah yang mempunyai Sumber Daya Alam yang luar biasa, Kalimatan Timur sebagai propinsi terluas di Indonesia terus berupaya meningkatkan produktivitas dan daya saing, khususnya di sektor pangan dan pertanian. 
 
Nilai Tukar Petani (NTP) Kaltim, Lanjut Awang, Tanaman pangan dan hotikultura masih dibawah 100, sedangkan untuk subsektor perkebunan, peternakan dan perikanan sudah melebihi 100. Kaltim akan terus berjuang meningkatkan produksi pangan”, tegasnya.
 
Dalam sambutannya, Mentan Andi Amran Sulaiman, mendukung apa yang disampaikan Gubernur Kalimantan Timur. Membangun Indonesia adalah membangun kawasan timur. Mentan menyampaikan pentingnya kita pelajari regulasi/kebijakan yang ada yang mungkin kurang mendukung pembangunan pertanian.
 
Selanjutnya Mentan menjelaskan, kalau provinsi/kab. mendapat program, maka produksi harus naik. Terkait dengan impor, Kementan sangat ketat dalam pengendalian impor. Disamping kebijakan diatas, Kemtan dalam 2 tahun terakhir telah secara signifikan memberi bantuan alsintan, infrastruktur, pupuk dan bibit.
 
“Alhamdullilah produksi meningkat secara signifikan. Produksi padi 2016 diperkirakan mencapai 79 juta ton. Diakhir sambutannya, Mentan menegaskan” kita harus mengapresiasi Pak Gubernur, dalam kondisi sakit masih penuh semangat membangun Kaltim” ujarnya. (Bst/fajar)
 
 
 
 
Click to comment
To Top