Sempat Lihat Dibuang Sore-sore, Dua Harinya Sudah Ngampung Jadi Mayat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Sempat Lihat Dibuang Sore-sore, Dua Harinya Sudah Ngampung Jadi Mayat

184916_143185_Mayat_di_ciliwung
ilustrtasi

FAJAR.CO,ID, SAMPIT – Warga Desa Tumbang Ngahan Kecamatan Antang Kalang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendadak geger. Pasalnya, salah satu warganya bernama Ramai (33) yang menghilang sejak Minggu (9/10), akhirnya ditemukan pada Selasa (11/10).

Ramai ditemukan oleh salah seorang warga setelah mengapung dan kondisinya sudah tidak bernyawa.

Tewasnya Ramai ini pun menjadi pembicaraan hangat warga setempat. Pasalnya, Ramai diduga sengaja dibuang ke sungai oleh orang tidak dikenal.

Hal ini berdasarkan pengakuan salah satu warga melihat, ada orang tidak dikenal membuang sesosok manusia di sekitar lanting sungai pada Minggu (9/10) sore bersamaan dengan hari Ramai menghilang.

Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan melalui Kasat Reskrim Iptu Reza Fahmi membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap saksi maupun keluarga korban untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Dijelaskan Reza, informasi yang didapat, ada salah satu warga melihat orang tidak dikenal membuang sesosok manusia di sekitar lanting sungai pada Minggu (9/10) sore hari. Karena penasaran, warga tadi langsung memberitahukan kepada tetangganya dan bersama-sama melakukan pencarian di sungai.

“Kami mendapatkan informasi ternyata korban diketahui bernama Ramai yang sempat menghilang. Karena setelah dilakukan pencarian tak kunjung ketemu, warga langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Antang Kalang,” katanya.

Polisi yang mendapatkan laporan langsung melakukan pencarian dengan menggunakan peralatan tradisional bersama dengan warga. Setelah beberapa hari, akhirnya mayat korban ditemukan. Jenazah korban langsung divisum dan saat ini polisi masih melakukan pencarian terhadap pelaku.

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait dengan aksi pembuangan mayat tersebut. Kami masih mendalami dan sudah memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan,” ujarnya.(son/bud)

loading...
Click to comment
To Top