Begini Penjelasannya, Kenapa Ibu Hakim Elvia Sampai Nekat Endehoi dengan Selingkuhannya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Begini Penjelasannya, Kenapa Ibu Hakim Elvia Sampai Nekat Endehoi dengan Selingkuhannya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Heboh perselingkuhan Ketua Pengadilan Agama Padang Panjang Sumatra Barat (Sumbar), Elvia Darwati mulai dikaitkan dengan kondisinya yang lagi kesepian.

Itu karena, sejak dilantik menjadi Ketua Pengadilan Agama September 2016 lalu, Elvia tinggal sendiri. Suaminya tinggal di Medan Sumatera Utara (Sumut).

Ketua Komisi Yudisial (KY), Aidul Firiciada mengatakan, faktor jauh dari keluarga atau suami menjadi aspek utama para hakim mudah selingkuh.

Selain jauh dari keluarga, faktor kesejahteraan juga menjadi pemicu oknum hakim selingkuh. Hal itu berdasarkan laporan yang masuk ke KY.

“Umumnya keluarganya kan terpisah dalam waktu yang lama, dari segi kesejahteraan mereka umumnya tidak layak. Itu sebabnya kasus selingkuh banyak dilaporkan selain penyuapan,” ujar Aidul Firiciada usai peluncuran buku “Optimalisasi Wewenang KY Dalam Mewujudkan Hakim Berintegritas” di Jakarta Kamis (13/10/2016).

Menurut Aidul, KY berencana untuk mengusulkan perubahan mutasi hakim kepada Mahkamah Agung (MA). Ia berharap mutasi hakim untuk lintas pulau dan provinsi tidak memisahkan mereka dengan keluarga.

Dikatakan Aidul, sebaiknya hakim tidak dimutasi ke wilayah yang jauh dari keluarganya. Pola rotasi cukup dilakukan dalam satu pulau atau provinsi saja.

“Ini juga untuk semakin mempererat hubungan antara hakim dengan anggota keluarganya. Apabila mereka terpisah jauh, akan jarang berinteraksi satu sama lain,” imbuh Aidul.

Aidul menambahkan, pasangan suami istri yang terbiasa terpisah biasanya tidak harmonis. Jika dipertemukan malah tidak akur. Kasus seperti itu sudah banyak terjadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Pengadilan Agama Padang Panjang, Elvia Darwati tertangkap basah selingkuh bersama teman lelakinya di sebuah hotel di Kota Bukittinggi. Mereka terjaring razia yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias. Elvia sempat diamankan, kemudian dilepas setelah membayar denda Rp 1 juta.(fajar/pj1)

To Top