Bukannya Belajar, Belasan Remaja Ini Malah Serius Ngelem, Nih Hasilnya.. – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Bukannya Belajar, Belasan Remaja Ini Malah Serius Ngelem, Nih Hasilnya..

FAJAR.CO.ID, TENGGARONG- Menindak lanjuti laporan masyarakat, Selasa (11/10) kemarin, Jajaraan Satpol PP Kukar mengamankan 12 remaja yang kedapatan ngelem di Kawasan Taman Ulin, Tenggarong persis di belakang gedung Sekolah Luar Biasa (SLB). Ironisnya diantara remaja tersebut terdapat pelajar SD, SMP, SMK hingga santri salah satu Ponpes di Kukar. Namun enam orang lainnya sudah tidak bersekolah

Menurut data pihak Satpol PP Kukar, 12 remaja yang diamankan berinisial ?DI (SMP)?, RA (tidak sekolah), RS (tidak sekolah), RA (tidak sekolah), JS (SMP), AM (SD), RAS (tidak sekolah), DS (tidak sekolah), SFY (SMK), R (Santri salah satu Ponpes), RSO (tidak sekolah) dan? ANH (SMP). Selain mengamankan lem kayu yang mereka hirup, petugas juga menemukan seperangkat mesin tato, tujuh butir pil antimo, satu unit laptop dan sejumlah buku bacaan. “Petugas menindak lanjuti laporan warga yang curiga dengan aktifitas para remaja di ini yang kerap berkumpul di kawasan taman ulin,” tutur Kepala Satpol PP Kukar Fida Hurasani, melalui Kasi Wasmas Tri Joko Kuncoro.

Menurutnya usai diamankan, 12 remaja tersebut diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatanya lagi. Mereka lalu diserahkan ke pihak keluarga dengan cara dijemput orang tua mereka masing-masing. Tri Joko Kuncoro menegaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan razia ke sejumlah toko penjual lem. Tujuanya agar peilik toko lebih teliti saat menjual barang yang dapat disalahgunakan anak-anak. “Kita akan razia toko-toko yang jual lem ke anak-anak, kami minta pelaku usaha tidak menjual bebas lem itu, karena bila disalahgunakan dapat menggangggu jaringan saraf otak anak-anak, kemungkinan terburuk bisa mengalami gangguan jiwa,” tegas Tri Joko Kuncoro?.

Menurutnya, pihak Satpol PP sebenarnya sudah sering memberikan himbauan kepada pemilik toko untuk tidak menjual lem dan alkohol 70 persen secara bebas. Untuk itu kedepan Satpol PP akan lebih tegas dengan melakukan razia. Hal itu semata-mata demi masa depan anak-anak di kukar. Langkah penertiban juga bukan kali ini saja dillakukan, sebelumnya Satpol PP Kukar juga pernah mengamankan sejumlah anak punk lantaran meresahkan warga. “Untuk anak punk sekarang sudah tidak ada, bila ada warga yang melihat segera melapor,” pungkas Tri Joko Kuncoro. ?(fajar/man/hfz)

loading...
Click to comment
To Top