Ck..ck..ck, Atribut Siswa SMA dan SMK ini Bikin Geleng-geleng: Video Porno, Zenith, Obat G, Rokok dan Senjata Tajam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Ck..ck..ck, Atribut Siswa SMA dan SMK ini Bikin Geleng-geleng: Video Porno, Zenith, Obat G, Rokok dan Senjata Tajam

siswa

FAJAR.CO.ID, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menggelar razia gabungan SMA dan SMK di Pelaihari, Rabu (11/10) pagi. Hasilnya mengejutkan: didapati video porno, obat daftar G, rokok, serta senjata tajam.

Satpol PP berhasil mengamankan dua butir obat daftar G dengan merek Zenit, satu buah sajam, pecahan kaca yang dibentuk sajam, dua laptop yang menyimpan video porno, serta lima buah handphone yang menyimpan video porno. Razia digelar di lima sekolah menengah atas.

Tak tanggung-tanggung, Satpol PP menurunkan 50 personel sekaligus dalam razia ini. Semua hasil razia didapatkan dari SMK yakni SMKN 1, SMKN 2 Pelaihari, SMK 2 Desember.

Razia gabungan ini dipimpin oleh Wakil Bupati Tanah Laut, Sukamta. didampingi oleh Kasat Pol PP Tanah Laut Rudi Ismanto, Kepala Dinas Pendidikan Lutfiyati Uyun, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, anak dan Keluarga Berencana, Nor Aida. Dalam razia tersebut satpol PP tidak hanya menggeledah isi tas para siswa, tetapi juga memeriksa isi handphone, laptop bahkan jok motor yang dibawa siswa.

Menurut Sukamta, kegiatan ini dimaksudkan untuk pengawasan dan pembinaan siswa sekolah agar tidak terpengaruh  terhadap narkoba dan hal hal negatif  lainnya. Terlebih saat ini, bahaya narkoba sudah menyasar ke sekolah. “Oleh karena itu penting pengawasan agar siswa di Tanah Laut tidak terpengaruh,” ujarnya.

“Hal ini penting kita lakukan terus menerus lakukan agar siswa kita tidak terjerumus terhadap narkoba, pergaulan bebas dan hal hal yang merusak lainnya,” lanjutnya.

Ia menekankan sekolah terus mengawasi siswanya dan melaporkan apabila ada hal hal ataupun perilaku aneh para siswa terutama kaitannya narkoba dan pergaulan bebas.

Sementara itu, Kasat Pol PP Tanah Laut Rudi Ismanto, membeberkan siswa yang kedapatan akan dikembalikan kepada sekolah untuk dilakukan pembinaan pengawasan siswa tersebut. “Semuanya kami kembalikan kepada sekolah,” katanya.  (eka/by/ran)

loading...
Click to comment
To Top