Jika Ini Dilakukan Menkumham, Akan Timbul Kegaduhan Politik Besar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Politik

Jika Ini Dilakukan Menkumham, Akan Timbul Kegaduhan Politik Besar

Yasonna H Laoly

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis mengatakan bahwa jika Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Mekumham) Yasonna Laoly mencabut SK kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Romahurmuziy (Romi), maka akan timbul kegaduhan politik besar.

Pernyataan Margarito ini menanggapi upaya PPP kubu Djan Faridz yang menyurati Yasonna Laoly. Djan meminta Menteri Yasonna untuk menganulir SK kepengurusan PPP kubu Romi, dan mengesahkan kepengurusan miliknya.

“Tidak hanya menjadi persoalan poltik saja melainkan menjadi persoalan negara yang sangat besar,” ujar Margarito saat dihubungi, Sabtu (15/10).

Menurut Margarito, PPP kubu Romi yang sudah mencalonkan para kadernya untuk bisa ikut serta dalam hajat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017. 

Dan ini, lanjut dia, harus menjadi pertimbangan bagi Yasonna untuk tidak menganulir SK kepengurusan tersebut.

Pasalnya jika SK dicabut, akan ada harga mahal yang harus ditanggung oleh Yasonna yang nantinya juga akan menyeret Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Pemerintah bisa dituduh sedang melakukan politik pecah belah dan menginjak-injak konstitusi,” tegasnya.

Selain itu, jika SK kubu Romi dicabut maka akan ada kemarahan yang luar biasa dari Koalisi Cikeas yang terdiri dari Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN). 

Sebab, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni akan gagal ikut Pilgub DKI Jakarta. “Apakah Presiden Jokowi memiliki instrumen yang hebat untuk meredam orang-orang ini (Koalisi Cikeas),” pungkasnya. (Fajar/JPG)

loading...
Click to comment
To Top