Pengangguran dan Pungli di Bandung Masih Marak, Kang Emil Malah Rame Soal Styrofoam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Pengangguran dan Pungli di Bandung Masih Marak, Kang Emil Malah Rame Soal Styrofoam

FAJAR.CO.ID BANDUNG – Persoalan penggunaan styrofoam yang biasanya digunakan para pedagang untuk membungkus makanan ternyata menjadi sorotan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Pria yang akrab disapa Kang emil ini menyangkan para pedagang masih banyak yang suka menggunakan styrofoam untuk membungkus makanan. Dia menduga ini karena harganya lebih murah.

“Sebenarnya para pedagang juga menyiapkan cup, atau dus makanan lain. Tapi memang masih memilih menggunakan styrofoam,” ujar Kang Emil, Jumat (14/10).

Kang Emil mengimbau agar para pedagang mengubah kebiasaannya itu.

“Kita harus bisa mengubah kebiasaan para pedagang, agar sekarang tidak menggunakan styrofoam,” tambahnya.

Pasalnya, lanjut dia, penyebab sumbatan sampah di sungai, terbesar adalah sampah plastik dan styrofoam.

Dia mengatakan, bentuk imbauan kepada masyarakat ini nantinya memang hanya surat keputusan (SK) Wali Kota. Namun, sanksi yang diturunkan untuk pelanggara jelas.

“Kita akan turunkan sanksi administrasi, sampai pencabutan izin usaha,” tegasnya.

Karena payung hukum SK ini adalah Undang-Undang lingkungan hidup dan Perda K3.

Persoalan styrofoam di Bandung juga banyak dikritisi oleh para netizen.

Mereka menilai sorotan styrofoam terlalu lebay (berlebihan) seperti tidak ada persoalan di Bandung yang lebih penting.

“Urusan pengangguran dan pungli masih marak, kenapa rame styrofoam,” tulis netizen.

Click to comment
To Top