Astaga! Jembatan Penghubung Pulau Nusa Lembongan – Pulau Nusa Ceningan Roboh – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Astaga! Jembatan Penghubung Pulau Nusa Lembongan – Pulau Nusa Ceningan Roboh

FAJAR.CO.ID, BALI — Bali kembali berduka. Kali ini karena musibah robohnya jembatan gantung penghubung antarpulau. Jembatan yang menghubungkan Pulau Nusa Lembongan dan Pulau Nusa Ceningan Kabupaten Klungkung, Bali roboh pada Minggu (16/10) pukul 18.30 Wita.

BPBD Kabupaten Klungkung dan Pusdalops BPND Provinsi Bali terus melaporkan kepada Posko BNPB terkait evakuasi musibah robohnya. 

Jembatan itu sebelumnya juga menjadi kebanggaan bukan hanya karena sebagai penghubung tapi juga tempat wisatawan berfoto dan mengabadikan perjalanan mereka ke tiga pulau nusa.

“Berdasarkan laporan sementara Pusdalops BPBD Bali yang diterima dari Puskesmas Nusa Penida 2 dan Puskesmas Pembantu Ceningan terdapat sembilan orang meninggal dunia dan 30 orang luka-luka akibat peristiwa itu,” ujar Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB melalui keterangan pers yang diterima JPNN (Fajar Group).

Sebanyak 30 orang luka adalah 22 orang luka ringan dan 2 orang luka berat. Semua dirawat di puskesmas. Hingga pukul 21.00 Wita pencarian korban dihentikan oleh masyarakat karena kondisi gelap.

Selain itu juga sudah tidak ada laporan dari masyarakat setempat yang anggota keluarganya hilang. Namun demikian evakuasi akan dilanjutkan besok pagi.

“Berdasarkan laporan sementara semua korban adalah masyarakat lokal. Tidak ada warga asing,” imbuh Sutopo.

Saat jembatan roboh terdapat banyak warga karena sedang melakukan upacara keagamaan di Pura Bakung Ceningan yaitu Hari Nyepi Segara dimana tidak melakukan aktivitas di laut.

Karena itu banyak warga melewati jembatan itu  Sebelum runtuh jembatan itu disebut-sebut sudah goyah kemudian ambruk.

Beberapa pengendara motor dan orang sehingga jatuh ke laut yang sedang surut. Beberapa warga yang ada di lokasi langsung berusaha menyelamatkan korban.

Sedangkan, beberapa korban yang jatuh ada yang langsung berenang dan berjalan di selat. Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah warga yang jatuh saat jembatan ambruk.

Diduga jembatan roboh karena kelebihan beban akibat banyaknya orang sehingga seling jembatan putus dan jatuh ke laut.  (Fajar/jpnn)

Click to comment
To Top