Karena Ngotot Tagih Hutang, Perut Ibu Ini Bolong Ditancap Pisau – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Karena Ngotot Tagih Hutang, Perut Ibu Ini Bolong Ditancap Pisau

BANJIR DARAH. Sejumlah warga berusaha menolong Ulangria yang ditikam tetangganya setelah menagih utang sebesar Rp 1,8 juta

Sejumlah warga berusaha menolong Ulangria yang ditikam tetangganya setelah menagih utang sebesar Rp 1,8 juta

FAJAR.CO.ID, TENGGARONG- Sabtu (8/10) lalu, Ulangria Samosir (41), warga RT 21 Desa Loa Duri Ilir Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menyambangi kediaman tetangganya, Ali Rowey (45). Maksud kedatangan Ulangria ternyata menagih uang sebesar Rp 1 juta, sisa utang atau pinjaman istri Ali. Ternyata ketika itu Ali tak bisa melunasi utang sang istri, sehingga Ulangria pulang tanpa membawa uang.

Nah, Sabtu (15/10) sore kemarin, Ulangria datang lagi ke rumah Ali. Tujuannya tak lain ya kembali menagih sisa utang istri Ali. Tapi lantaran belum punya uang, maka seorang anak Ali, bernama Bambang, menjanjikan akan membayar sisa utang sebesar Rp 1 juta tersebut kepada Ulangria, setelah gajian sekitar 2 minggu lagi.

“Ternyata ibu tersebut (Ulangria, Red) tetap bersikeras supaya Ali membayar sisa utang istrinya sebesar Rp 1 juta. Karuan saja ketika itu pecah pertengkaran antara Ulangria dengan Ali,” ujar Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen, didampingi Kapolsek Loa Janan AKP Urdianta Asta Praja Batlayeri kepada harian ini.

Rupanya Ali tak bisa lagi menahan emosi saat bertengkar dengan Ulangria. Pria itu menyambar sebilah pisau dapur, kemudian menyerang Ulangria. Serangan mendadak dari Ali tidak bisa dihindari Ulangria. Ibu-ibu berperawakan kurus tersebut langsung terkapar bersimbah darah setelah ditikam Ali di bagian perut, tepatnya dekat rusuk sebelah kanan serta punggung bagian kiri.

Kejadian berdarah itu seketika membuat geger warga Loa Duri Ilir. Dalam kondisi mandi darah dan sekarat, tubuh Ulangria langsung dibawa ke rumah sakit oleh suami dan anaknya ke RSUD IA Moeis Samarinda Seberang. Kini korban terus menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut. Nah, sedangkan Ali begitu melukai Ulangria, langsung kabur dari rumahnya.

“Tapi pelaku (Ali, Red) berhasil ditangkap petugas kami tidak begitu lama setelah kejadian tersebut. Kini Ali masih diperiksa penyidik kami,” kata Wakapolsek Loa Janan, Iptu Agus Purwo, menambahkan keterangan Asta, begitu Kapolsek Loa Janan akrab disapa.

Sekilas dijelaskan, beberapa bulan lalu istri Ali meminjam uang sebanyak Rp 1,5 juta kepada Ulangria, tetangganya. Ketika itu Ulangria bersedia memberikan utang kepada istri Ali, dengan syarat ditambah bunga sebesar Rp 300 ribu. Sehingga utang istri Ali kepada Ulangria sebesar Rp 1,8 juta. Belakangan istri Ali telah membayar sebesar Rp 800 ribu, sehingga masih tersisa utang Rp 1 juta.

“Belakangan malah terjadi insiden berdarah tersebut, ketika korban terus meminta pembayaran sisa utang kepada istri pelaku,” tambah Agus. (idn)

loading...
Click to comment
To Top