Modusnya Pura-pura Tolong, Padahal di Otaknya Sudah Niat Cabuli Siswi SMP – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Modusnya Pura-pura Tolong, Padahal di Otaknya Sudah Niat Cabuli Siswi SMP

Akibat dilaporkan mencabuli siswi SMP, oknum Satpol PP berinsial Us (kanan) diamankan polisi.

Akibat dilaporkan mencabuli siswi SMP, oknum Satpol PP berinsial Us (kanan) diamankan polisi.

FAJAR.CO.ID, TANJUNG REDEB- Setelah kasus narkoba, nama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Berau kembali dicoreng ulah salah seorang anggotanya.

Us (48), oknum Satpol PP Berau kini tengah menjalani proses hukum. Us dilaporkan ke polisi karena diduga mencabuli seorang siswi SMP berinsial Ps (16). Us diringkus polisi, Rabu (12/10).

Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Damus Asa yang didampingi Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Berau Zaenal Arifin menyebutkan, pihaknya memang tengah menangani kasus pencabulan anak di bawah umur. Awalnya Ps kabur dari rumah karena ada masalah, ditemukan tetangganya.

Karena tak mau pulang, sementara Ps tidur di penginapan milik tetangganya tersebut, yang berada di Jalan Mangga III, kecamatan Tanjung Redeb. Entah alasan apa, Ps kemudian meminta pekerjaan kepada pemilik penginapan.  Namun Ps tidak langsung diterima. Pemilik penginapan melapor ke tetangganya, yang merupakan pegawai Satpol PP.

“Setelah dilaporkan kepada tersangka (Us, Red), korban (Ps, Red) dibawa ke Jalan Marsma Iswahyudi untuk dikontrakkan rumah,” ungkap Zainal.

Di rumah kontrakan itulah Ps dicabuli Us. Ps dicabuli Us dengan cara memasukan jari ke alat vitalnya dan meraba dadanya.

“Sebelumnya, tersangka ini sudah membelikan peralatan untuk korban seperti kasur dan baju tidur serta kartu perdana. Usai mencabuli korban pelaku pulang,” jelas Zainal lagi.

Keesokan harinya, Us datang kembali ke rumah pemilik kontrakan untuk mengambil helm. Saat itulah Ps mengaku ke pemilik kontrakan bahwa dia dilecehkan Us.

Setelah kejadian itu, Ps menghubungi orangtuanya dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Berau. Diduga tahu jika Ps melapor, Us menyerahkan diri ke Mapolsek Teluk Bayur dan diserahkan ke Polres Berau.

Akibat perbuatannya Us diancam pasal 82 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35/2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun kurungan penjara. (as/rin)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top