SADIS..!!! Lantaran Handphone Hilang, Julius Tega Bakar Ucok Hidup-hidup – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

SADIS..!!! Lantaran Handphone Hilang, Julius Tega Bakar Ucok Hidup-hidup

FAJAR.CO.ID MEDAN – Nahas betul nasib Anjar alias Ucok (30), warga Labuhanbatu Selatan, Sumater utara (Sumut).

Nyawanya nyaris tak terselamatkan setelah dihajar dan dibakar oleh Julius Herianto Simanjuntak (23) warga Jalan Sei Bilah No 121-f Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal.

Pemicunya, Anjar dituduh Julius mencuri telepon genggam dari kios rokoknya di Jalan Sei Batang Hari No 69, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal.

Tanpa ampun Anjar kemudian disiksa Julius dengan cara dibakar hidup-hidup.

Untung saja petugas yang mendapat laporan aksi main hakim sendiri ini kemudian membekuk Julius.

Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri, menuturkan, korban saat malam hari sebelumnya sedang  duduk duduk di kios tersangka.

Karena itu, kata Daniel, korban dituduh Julius telah mencuri ponselnya.

“Julius lalu emosi dan mengikat kedua tangan korban ke pohon dan membakar kaki dan tangan korban dengan menggunakan tali nilon yang dibakar,” kata Daniel, Senin (17/10).

Selanjutnya, korban pun dipukuli dengan rantai anjing. Bahkan, api semakin menjilati hampir sekujur korban.

Kondisi korban diperparah, saat dia menjerit-jerit dan meronta-rota. Sehingga kaki korban mengenai botol gelas air mineral yang berisi minyak bensin campur solar dan oli kotor, tumpah yang mengenai badan korban.

“Sehingga api menyambar ke tubuh korban yang mengakibatkan korban mengalami luka bakar pada sekujur badan dan tangan korban,” jelasnya.

Penyiksaan terhadap korban diketahui petugas setelah warga menghubungi Polsekta Sunggal. Alhasil, korban kemudian langsung dilarikan ke RS Bhayangkara.

“Ada dua pelaku yang masih buron dan diduga ikut membantu Julius. Kita imbau untuk segera menyerahkan diri,” seru Daniel.

Akibat perbuatannya, Julius disangkakan oleh polisi dengan Pasal Penganiayaan secara bersama-sama sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara. (Fajar/Jpnn)

loading...
Click to comment
To Top